Bank Dunia sebut pencabutan subsidi BBM bagus tapi penuh risiko
Merdeka.com - Bank Dunia merekomendasikan pemerintah untuk menempuh kebijakan pencabutan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Dalam pandangan Bank Dunia, kebijakan ini dapat berdampak positif pada kondisi fiskal ke depan.
Lead Economist Bank Dunia Jim Brumby mengatakan, pemerintah harus konsisten dalam menerapkan kebijakan ini. Tujuannya menjamin kepastian yang dapat berdampak pada sehatnya kondisi fiskal nasional.
"Pencabutan subsidi BBM bisa diterapkan di Indonesia tapi risikonya tinggi, terus komitmen pemerintah diperlukan soal itu," ujar Jim di Jakarta, Senin (7/4).
Jim meyakini, pencabutan subsidi BBM tidak akan berdampak pada perekonomian nasional. Menurut dia, kebijakan ini justru akan membuat harga BBM stabil.
"Di sisi lain bagus karena itu tidak mempengaruhi kalau harga minyak dunia stabil, dia ikut stabil. Walaupun harga dunia tinggi tapi kita tetap stabil," ungkap Jim.
Namun demikian, Jim mewanti-wanti, ada dampak buruk di balik pencabutan subsidi BBM. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya