Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bank BRI Jalankan 2 Peran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Bank BRI Jalankan 2 Peran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional BRI. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI memainkan dua peran sekaligus dalam program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Peran tersebut yakni sebagai pengusul peserta program dan sebagai penyalur dana program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Stimulus ini diberikan pemerintah dalam bentuk tambahan modal usaha bagi pelaku usaha mikro yang belum pernah mengajukan kredit usaha di bank atau lembaga pembiayaan.

Sebagai pengusul, Bank BRI bertugas mencari calon penerima yang sudah terdaftar sebagai nasabah bank. Nasabah Simpedes dengan maksimal saldo Rp2 juta menjadi sasaran BRI untuk didaftarkan sebagai penerima bantuan modal ke Kementerian Koperasi dan UKM. Setidaknya, ada 4,3 juta nasabah bank plat merah ini yang sesuai dengan kriteria penerima program BPUM.

"BRI punya 4,3 juta yang sekarang ini oleh petugas bank sedang divalidasi datanya di lapangan, apakah betul usaha mikro atau super mikro," kata Direktur Bisnis Mikro Bank BRI, Supari dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, Jumat (4/9).

Selain mengumpulkan data dari internal, BRI juga menghimpun data dari dinas atau instansi terkait, salah satunya lewat dinas koperasi baik di tingkat provinsi atau kabupaten/kota. Lalu ada juga melalui pedagang pasar yang belum memiliki rekening Bank BRI dan anggota luster yang belum terhubung dengan bank baik untuk simpanan atau pinjaman. Semua calon penerima harus memenuhi kriteria Permenkop dengan tanggung jawab dan validitas identitas dan usaha.

Sementara itu, sebagai penyalur, BRI berperan untuk menyalurkan dana BPUM dari pemerintah kepada penerima bantuan yang telah diusulkan. Bantuan langsung diberikan kepada penerima melalui transfer dana ke masing-masing rekening.

"Setelah itu dibayarkan pemerintah, tugas Kami lagi distribusikan kepada yang berhak, itu langsung ke rekening masing-masing," kata Supari.

Tidak Ada Biaya Administrasi

biaya administrasiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pemberitahuan pencairan dana akan disampaikan BRI kepada para penerima melalui sms banking. Dia memastikan dana yang disalurkan tidak dikenai biaya administrasi. Sehingga bantuan senilai Rp2,4 juta tersebut langsung dapat digunakan.

"Tidak dipungut sama sekali karena tidak ada pungutan biaya apapun termasuk biaya administrasi yang lazimnya ada," kata dia.

Hingga hari ini sudah ada 1,6 juta pelaku usaha yang menerima bantuan ini. Saat ini pihaknya tengah memproses 500 ribu penerima bantuan. Sedangkan saat ini masih ada 3 juta calon penerima bantuan yang masih dalam proses validasi di Kementerian Koperasi dan UKM.

"Sekarang ini yang berproses 500 ribu lagi, di belakang sana juga masih 3 juta untuk divalidasi dengan tim Pak Menteri Koperasi," kata dia mengakhiri.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP