Banjir Bandung lumpuhkan produktivitas pabrik
Merdeka.com - Di hadapan otoritas dan pelaku pasar saham, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan pentingnya segera memperbaiki kondisi akibat bencana seperti banjir di Indonesia. Utamanya di Bandung dan Jakarta yang baru-baru ini terjadi.
JK menegaskan, pemerintah pusat memberi tenggat waktu penyelesaian masalah banjir di Bandung selama 3 tahun. "Tadi sebelum ke sini kita rapat tentang banjir, contohnya di Bandung, di sini (Jakarta). Pokoknya banjir di Jawa Barat, Gubernur selesaikan 3 tahun," ucap JK di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (30/12).
JK menyebut, Bandung dan Jakarta merupakan kota-kota vital bagi laju perekonomian Indonesia. Di Bandung banyak lokasi pabrik yang terkena banjir. Hal ini mengganggu kinerja pabrik-pabrik tersebut. "Kenapa itu penting? Karena kalau banjir di Bandung berapa pabrik yang tidak bekerja, berapa anda punya emiten yang jadi nganggur," ucap JK.
Apabila pemerintah daerah bergerak cepat menangani persoalan bajir tersebut, maka tingkat kepercayaan investor juga akan meningkat.
"Itu artinya industri akan lebih punya kepercayaan, produktifitasnya lebih tinggi daripada itu semua. Itu semua akan kita yakinkan akibatnya akan terjadi pertumbuhan lebih baik," tutur JK. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya