Bangun tol Solo-Kertosono, pemerintah andalkan utang China
Merdeka.com - Pemerintah membutuhkan investasi sebesar Rp 3,2 triliun untuk membangun proyek tol Solo-Kertosono seksi Saradan-Kertosono sepanjang 38,82 kilometer. Untuk itu, pemerintah mengandalkan pinjaman China untuk membiayai pengerjaan sepanjang 37,79 kilometer dan 1,43 kilometer sisanya menggunakan dana APBN.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Jakarta, Jumat (21/8).
Proyek tol tersebut bakal digarap dua perusahaan pelat merah. Yakni, Jasa Marga dan Waskita.
Direktur Jenderal Bina Marga Hediyanto Husaini menambahkan, proyek tol Solo-Kertosono sepanjang 178,4 kilometer terbagi ke dalam tiga seksi. Pertama ruas Colomadu-Karanganyar sepanjang 20,9 kilometer, pembangunannya mengandalkan dana APBN.
Kedua, ruas Karanganyar-Saradan sepanjang 118,71 km. Ketiga ruas Saradan-Kertosono sepanjang 38,82 km.
"Jalan tol Solo-Kertosono ditargetkan selesai pada 2018."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya