Bangun perumahan rakyat, BP Tapera bakal disuntik modal Rp 2 T
Merdeka.com - Pemerintah bakal menggelontorkan modal awal untuk Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
"Nanti pemerintah akan alokasikan modal sekitar Rp 1 triliun-Rp 2 triliun untuk cost operasional BP Tapera," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus, Jakarta, Rabu (24/2).
Selain itu, kata Maurin, Pemerintah juga bakal menyetor iuran ke BP Tapera. Mengingat, pemerintah merupakan pemberi kerja pegawai negeri sipil.
Kemudian, pemerintah juga bakal menyalurkan dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan sekitar Rp 33 triliun ke badan tersebut.
"Ini merupakan komitmen pemerintah agar masalah perumahan bisa ditangani," katanya
"Secara organisasi, BP Tapera akan minimalis. Kami akan banyak gunakan lembaga sudah ada. Pengumpulan iuran dilakukan bank kustodian, penyalurannya oleh perbankan, dan pembangunan dilakukan developer."
Ketua Bidang Jaminan Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Timoer Soetanto mengkritik rencana pemerintah untuk mengucurkan anggaran kepada BP Tapera.
"Dari pada anggaran sebesar Rp 1 triliun-Rp 2 triliun itu untuk operasional Tapera, lebih baik digunakan untuk pembangunan rumah murah," katanya dalam kesempatan sama. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya