Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bangun pabrik tin solder, PT Timah bakal gandeng perusahaan China

Bangun pabrik tin solder, PT Timah bakal gandeng perusahaan China timah. itri.co.uk

Merdeka.com - PT Timah berencana menggandeng perusahaan China untuk mendirikan pabrik tin solder. Ini untuk meningkatkan nilai tambah timah yang saat ini harganya tengah menurun dari USD 23 ribu per ton menjadi USD 15 ribu per ton.

Direktur Utama PT Timah Sukrisno mengatakan China merupakan negara produsen timah terbesar. Produksinya menembus 100 ribu ton.

"Ya pasti arahnya joint venture. Saya sudah ke China, ngobrol-ngobrol, apa yang bisa dikerjasamakan. China itu produksi 160 ribuan ton. Tapi Tin Ingot hanya 70 ribu ton dan yang lainnya dibikin Tin Soldier dan Tin Chemical," kata Sukrisno di Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/12).

Menurut Sukrisno, volume produksi timah tahun ini hanya sebesar 30 ribu ton. ekspor timah juga diperkirakan menurun menjadi 65 ribu ton dari 90 ribu ton tahun lalu.

"Di 2016 pasti akan turun lagi karena aturannya ketat sekarang. Dulu Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) ada 23 produsen, sekarang tinggal 8. Kan harus clean and clear."

Sukrisno berharap pihaknya bisa memproduksi 25 ribu-30 ribu ton timah dalam lima tahun ke depan. Selain itu, dia juga berharap harga timah bisa naik sebesar USD 20 ribu.

"Kalau naik, pasti hilirisasinya yang naik. Tin Chemical, Tin Solder akan dinaikkan. Karena Tin Solder itu ada added value, buka lapangan kerja dan presiden setuju dengan strategi itu. Kalau perlu kita tingkatkan. Tin solder akan naik dari 2.500 ke 4.000 nanti naik ke 6.000 ton," pungkasnya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP