Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bangun ekonomi kelautan, pemerintah manfaatkan CSR perusahaan migas

Bangun ekonomi kelautan, pemerintah manfaatkan CSR perusahaan migas Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) menggandeng Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mempertemukan 300 perusahaan/koperasi pelaksana kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Hal ini dilakukan guna mendorong pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi kelautan dan perikanan di wilayah eksplorasi migas.

Kepala Balitbang KP Zulficar Mochtar mengatakan, pertemuan ini juga dilakukan dalam rangka membangun sinergi terkait pembangunan antara KKP dengan CSR KKKS.

‎"Insiatif yang dilakukan lingkup kerja SKK Migas. Ada 292 KKKS SKK yang beroprasi di Indonesia, 47 persen berada di wilayah pesisir dan pulau terluar. Inisiatif SKK Migas ini tentu sangat strategis, ada yang bergerak di bidang pengembangan ekonomi, penyelamatan terumbu karang, inisiatif kelembagaan nelayan, tentu sangat strategis apabila disinergikan dengan inovasi dan teknologi di Balitbang," kata Zulficar di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Senin (22/8).

Zulficar melanjutkan pihaknya bersama KKKS juga telah menandatangani nota kesepahaman dalam penggunaan teknologi perikanan. Diharapkan, pendistribusian teknlogi dapat mendorong peningkatan hasil tangkap nelayan.

"Kami sudah tandatangan MoU. Nantinya produk teknologi perikanan diharapkan kami distribusikan kepada KKKS sehingga kalau relevan bisa diadopsi untuk diimplementasikan. Kami harap ini akan memberikan manfaat signifikan bagi upaya CSR di KKKS di berbagai lokasi," jelasnya.

Zulficar menambahkan, dirinya menargetkan program tersebut akan mulai berjalan pada tahun ini. Namun demikian, pihaknya akan terus merumuskan beberapa langkah strategis dan kesepahaman terhadap area spesifik kerja.

"Kita tidak akan langsung ambisius, kami akan bekerja realistis dengan saling bersinergi. Akan jadi barometer awal kita. Harapan kita bisa dimulai tahun ini dan diagendakan hingga beberapa tahun ke depan," tuturnya.

‎Sementara itu, Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas, Muliawan Haji mengatakan, sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian nelayan pesisir.

"Apa yang dikatakan KKP bahwa ini saatnya bersinergi antara industri hulu migas dengan KKP. Banyak potensi yang bisa disinergikan agar kita bisa mencapai cita-cita bersama untuk mensejahterakan nelayan. Oleh karena, pemanfaatan teknologi di KKP itu sangat kita butuhkan agar bisa bermanfaat," pungkasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP