Bangun depo di Sanggau, harga BBM Pertamina bersaing dengan Petronas
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) memperkirakan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Sanggau, Kalimantan Barat akan ramai dengan kegiatan ekonomi. Sehingga penggunaan bahan bakar minyak (BBM) akan semakin banyak.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan, kegiatan ekonomi ini akan dipicu dengan adanya pabrik pemurnian bahan tambang atau smelter. Untuk memotong biaya transportasi BBM, maka keberadaan depo mini BBM atau Jobber Sanggau cukup penting.
"Selain Sanggau ini untuk suplai di daerah perbatasan, tapi kami melihat potensi besar dengan beroperasinya beberapa smelter. Ini akan memacu kegiatan ekonomi," ujarnya saat meresmikan Jobber di Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (26/10).
Dia menjelaskan, sebelum adanya depo mini, perusahaan plat merah ini harus menyuplai BBM dari terminal BBM Pontianak yang jaraknya mencapai 220 KM. Dengan adanya Jobber ini maka Pertamina dapat bersaing dengan harga BBM yang ditawarkan Petronas dari Malaysia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, harga Premium di Sanggau tidak berbeda dengan di Pulau Jawa Rp 7.300 per liter. Sedangkan harga yang ditawarkan perusahaan Petronas 3 Ringgit atau setara dengan Rp 9.600 per liter.
"Adanya Jobber ini bertujuan supaya BBM yang masuk tidak mahal, kalau ambilnya jauhkan tambah ongkos lagi. Yang jelas hal ini yang memacu kami untuk membangun Jobber. Diharapkan bisa memberikan multiplier effect bagi masyarakat," tuturnya.
Selain itu, Bambang mengharapkan, PT Cakra Buanamas Utama selaku pemilik dan pengoperasi Jobber untuk mempekerjakan warga lokal. Harapannya bisa menjadi salah satu motor pergerakan ekonomi di kawasan perbatasan.
"Kami minta siapkan tenaga lokal untuk bisa terserap. Warga sekitar yang bisa dilatih," tutupnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya