Bangun cucu perusahaan, WIKA yakin tak akan disemprit Dahlan
Merdeka.com - PT Wijaya Karya (WIKA) tbk, mengakui aktif membentuk anak sampai cucu perusahaan. Dari anak usaha PT WIKA Beton saja, sudah ada 10 pabrik yang statusnya cucu perusahaan. Paling baru adalah pembangunan pabrik beton pracetak bersama PT Krakatau Steel, di Cilegon.
Meski demikian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini yakin aksi mereka tetap sesuai aturan pemerintah agar menerapkan tata kelola baik (GCG).
Direktur Keuangan WIKA, Ganda Kusuma, mengklaim, pihaknya selaku induk selalu menanamkan saham di anak maupun cucu usaha, sehingga tidak melenceng dari inti bisnis mereka di bidang konstruksi dan infrastruktur. Sehingga dia yakin Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal merestui kebijakan tersebut.
"Jadi diharapkan tidak muncul cucu-cucu usaha yang jauh dari pengawasan. Walaupun saham kita cuma sedikit, kita tetap bisa terlibat, sehingga arah pengembangan bisnisnya bisa diketahui oleh WIKA," ujarnya di kantor pusat WIKA, Jakarta, Senin (16/12).
Selain itu, Ganda Kusuma mengatakan pihaknya memang mengusahakan menggandeng BUMN agar lebih mudah bersinergi. Oleh dasar tersebut, dia percaya kerja sama dengan Krakatau Steel senilai Rp 132 miliar dalam membangun pabrik beton pracetak bisa menguntungkan sesama perusahaan pelat merah.
"Joint venture ini semoga bisa memperkuat sinergi antar BUMN, seperti diharapkan Kementerian BUMN. Setidaknya kedua pihak bisa memperoleh besi beton dengan harga lebih murah," urainya.
PT WIKA Beton merupakan anak usaha WIKA yang paling aktif mendirikan cucu usaha. Sudah ada 10 pabrik didirikan, merentang di Sumatera Selatan, Lampung, Bogor, hingga Palu.
Ganda Kusuma menyatakan agresifnya WIKA Beton mendirikan cucu usaha karena berniat melantai di bursa. "Jadi ini memang menyongsong rencana IPO WIKA Beton, tahun depan," ungkapnya.
Selepas dua bulan lalu mengoperasikan pabrik di Karawang, kini WIKA Beton bersiap membangun pabrik baru, dengan nama WIKA Krakatau Beton, di Cilegon, Banteng. Diprediksi, cucu usaha ini bisa memasok kebutuhan tiang pancang dan saluran air berbahan beton pracetak buat komplek industri milik Krakatau Steel Group.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya