Bangun apartemen di stasiun, KAI bakal gandeng swasta
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia memastikan pembangunan hunian vertikal yang diintegrasikan dengan sistem transportasi akan melibatkan swasta. Saat ini, proyek dikenal dengan istilah Transit Oriented Development (TOD) tersebut baru akan digarap KAI dengan Perumnas.
"Nanti juga ada swastanya. Tapi, utamanya saat ini sinergi antara BUMN dulu," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, di sela-sela BUMN executive leadership program, Jakarta, Kamis (13/4).
Dia menyebut, proyek TOD di stasiun Kampung Bandan kemungkinan bakal melibatkan swasta. "Tapi nanti kami lihat lagi."
Sekedar informasi, pengembangan TOD di Stasiun Kampung Bandan memang sejalan dengan keinginan Pemprov DKI Jakarta. Mereka menargetkan pembangunan rumah susun di lahan tersebut.
Saat ini, Kampung Bandan memang menjadi stasiun transit kereta komuter lingkar Jakarta dan kereta pengumpan yang menghubungkan Kampung Bandan dan Jakarta Kota.
Adapun KAI dan Perumnas bakal bekerja sama membangun lima ribu unit apartemen murah di tiga stasiun. Yaitu, Bogor, Tanjung Barat, dan Pondok Cina.
"Ini kami jadikan proyek percontohan."
TOD dinilai sebagai langkah untuk meningkatkan pemanfaatan lahan strategis di sekitar stasiun, milik KAI, untuk dijadikan hunian. Dengan begitu, masyarakat bisa kian mudah dan cepat mengakses kereta. Ujungnya, terobosan tersebut diharapkan bisa memangkas kemacetan di Ibu Kota.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya