Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banggar Tetapkan Asumsi Dasar RAPBN 2021, Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen

Banggar Tetapkan Asumsi Dasar RAPBN 2021, Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Bangar DPR) menyetujui semua indikator asumsi dasar yang diajukan oleh pemerintah untuk RAPBN 2021. Namun, mengenai asumsi terkait Indonesia Crude Price (ICP) dan lifting minyak masih dilakukan pendalaman oleh Bangar dan Pemerintah.

"Sudah ada keputusan sementara Banggar, sebelum Pemerintah sendiri memberi masukan atas asumsi dasar tersebut. Saya bacakan keputusan asumsi dasar dan nanti kita minta masukan juga dari pemerintah. kecuali ICP dan lifting, kita beri kesempatan Komisi VII DPR menyelesaikannya," kata Ketua Banggar Said Abdullah di Jakarta, Kamis (24/6).

Adapun asumsi dasar ekonomi makro terdiri dari pertumbuhan ekonomi ditargetkan 4,5-5,5 persen, inflasi 2,0 persen sampai 4,0 persen, nilai tukar Rupiah Rp13.700-14.900 per USD, dan suku bunga SBN 6,29 persen-8,29 persen.

Pada klaster target pembangunan juga diusulkan, tingkat pengangguran terbuka pada 7,7 persen - 9,1 persen, tingkat kemiskinan 9,2 persen - 9,7 persen, gini rasio 0,377 - 0,379, dan indeks pembangunan manusia (IPM) 72,78 - 72,95.

"Ada sedikit catatan dari F-PDI Perjuangan soal ini. Tingkat suku bunga SBN tenor 10 tahun berada pada kisaran 6,67 - 7,29 persen, tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 7,7 persen - 8,5 persen, tingkat kemiskinan pada kisaran 8,9 persen - 9,2 persen, dan gini rasio berada pada kisaran 0,371 - 0,377," ungkap Said.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP