Bandara Juanda berpotensi berkelas dunia
Merdeka.com - Pengamat penerbangan, Dudi Sudibyo, optimis salah satu bandara di Indonesia akan masuk dalam jajaran bandara terbaik dunia. Dalam pengamatannya, bandara Juanda di Surabaya sangat berpotensi ikut berkancah dalam bandara kelas dunia.
Menurutnya, untuk masuk dalam bandara terbaik dunia, bandara tersebut tidak perlu besar seperti Soekarno-Hatta, namun harus nyaman dan aman. "Susah sekali (masuk jajaran terbaik dunia). Saya senang kita ada airport Juanda, itu bisa disandingkan dengan airport setingkat Negera Asia," ujarnya pada merdeka.com di Jakarta, Minggu (14/4).
Juanda, lanjut Dudi, saat ini terus melakukan perbaikan dan berkembang. Tidak hanya itu, pengelola bandara Juanda juga disebut pernah ikut mengelola bandara Incheon di Korea Selatan. Dalam hasil survei perusahaan konsultan Britania Raya, Skytrax, menempatkan Incheon bandara terbaik nomor 2 dunia.
"Karena yang mengelola (Juanda) pernah ke Incheon. Dia turun pagi melakukan pemantauan," jelasnya.
Inovasi, tambahnya, menjadi hal yang perlu dilakukan agar bandara di Indonesia dapat menjadi terbaik dan berkelas dunia. Inovasi tidak hanya dalam pelayanan penumpang namun terintegrasi secara keseluruhan hingga ke pesawat saat lepas landas.
"Bukan hanya airport pesawat, terus di inovasikan. Juanda kan sekarang mereka terus membangun terminal baru, walaupun satu runway. Masuk terbaik bukan fisiknya tapi dilihat kendala, kenyamanan. Kalau Soetta kita turun sore hari taksi saja tunggunya lama," jelasnya.
Sebelumnya, otoritas pengelola bandara yakni Angkasa Pura I dan II berambisi menjadikan bandara-bandara di Indonesia masuk dalam jajaran 100 bandara terbaik dunia. Namun, bukan hal mudah mewujudkan mimpi tersebut.
Direktur Angkasa Pura II Tri Sunoko menyebutkan, ada dua bandara di Indonesia yang bakal dijagokan masuk jajaran bandara-bandara terbaik dunia. "Bandara Soekarno hatta dan Kuala Namu, Medan," ujar Tri kepada merdeka.com.
Namun, pihaknya mengaku memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika bandara di Indonesia ingin masuk jajaran yang terbaik dunia. "Tidak sekadar bangunan, tapi juga SDM, sistem dan operasi, serta prosedur, dan aspek lingkungan sosial," kata Tri. (mdk/bmo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya