Bandara internasional Bali Utara akan dibangun dengan skema offshore
Merdeka.com - Presiden Direktur PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti, Made Mangku mengatakan, pembangunan bandara di Kabupaten Buleleng akan dilakukan di sekitar 19 kilometer arah timur dari Ibu Kota Kabupaten Buleleng di Singaraja. Rencananya, proyek ini nantinya akan dibangun di lepas pantai (Offshore).
"Proyek BIBU tidak memungkinkan untuk berada di darat. Sebab banyak hal-hal yang akan menjadi pertimbangan. Di radius 600 hektar ada 33 pure ada 21 situs-situs sejarah, ada jalan raya, pemukiman, yang harus dipindahkan. Kecil kemungkinan bandara itu bisa dibangun di darat. Akhirnya kita rancang dibangun di lepas pantai," kata Mangku di Hotel borobudur, Jakarta Pusat, Kamis, (22/2).
Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan destinasi wisata di Kabupaten Buleleng. Sebab, selama ini sektor pariwisata di Bali Utara masih tertinggal dibandingkan Bali Selatan. Padahal, destinasi wisata di Bali Utara tak kalah menarik dibandingkan Bali Selatan.
Project Strategic Advisor PT BIBU, Freddy Numberi juga mengatakan, pembangunan Bandara Internasional di Bali merupakan hal yang strategis bagi pengembangan Bali ke depan. Di samping itu, proyek tersebut juga sebagai upaya mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan di Bali Utara.
Selain itu, proyek pembangunan ini akan menambah nilai tambah sendiri di Bali Utara, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menjadi pengembangan teknologi baru di Indonesia. Dia meyakini, proses pengerjaannya dapat dilakukan dengan cepat dan tidak akan mengganggu pemukiman masyarakat Kabupaten Buleleng.
"Sudah banyak contoh mengenai pembangunan di laut. Ini memiliki nilai sendiri di Bali. Pemilihan di pantai sebagai nilai investasi wilayah kabupaten dan provinsi dalam pembangunan bandar udara," jelas Freddy.
"Dapat dikerjakan lebih cepat. Dari aspek penerbangan sendiri tidak ada permasalahan. Dikarenakan lokasi berjarak 140 km dari bandara Ngurah Rai. Tidak akan mengganggu kebisingan. Jadi risiko kemungkinan pesawat jatuh di pemukiman kecil. Ini nilai keuntungan yang besar bila proyek ini berjalan di Bali," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya