Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Balitbanghub Gandeng 7 Perguruan Tinggi Tingkatkan Penelitian Sektor Transportasi

Balitbanghub Gandeng 7 Perguruan Tinggi Tingkatkan Penelitian Sektor Transportasi Gerbang Tol e-Money. ©2017 merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Badan Kebijakan fiskal Kementerian Keuangan dan Badan Litbang Kementerian Kesehatan, 7 perguruan tinggi dan asosiasi profesi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan penelitian dan pengembangan melalui kolaborasi.

Kepala Badan Litbang Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti menyebutkan, tujuan nota kesepahaman itu selain mengembangkan kolaborasi juga membangun gotong royong dari berbagai mitra baik dari pemerintah, perguruan tinggi maupun asosiasi profesi.

"Sehingga penelitian yang dihasilkan bisa lebih berkualitas dan terukur kemanfaatannya dan menjadi dasar dalam berbagai perumusan rekomendasi kebijakan di bidang transportasi," kata Umiyatun dalam penandatangan nota kesepahaman secara virtual, Selasa (8/12).

Adapun 7 universitas itu di antaranya universitas Diponegoro, universitas Udayana, universitas Sriwijaya universitas Riau, universitas Pattimura, universitas Nusa cendana, universitas cenderawasih, dan persatuan insinyur Indonesia.

Selain itu Badan Litbang Perhubungan juga tetap melanjutkan kerja sama yang sudah dilakukan dengan berbagai universitas, BUMN dan lainnya yang memang sudah dan sedang berjalan. Nota kesepahaman secara umum menindaklanjuti arahan Menteri Perhubungan untuk dapat mempercepat penyiapan pelaksanaan anggaran tahun 2021 sebagai langkah awal.

"Pada hari ini juga akan ditandatangani 11 nota kesepahaman swakelola tipe 2 antara para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di lingkungan Badan Litbang Perhubungan dengan 6 perguruan tinggi," katanya.

Universitas itu di antaranya, Universitas Indonesia, Universitas Mulawarman, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Hasanuddin dan Universitas Gadjah Mada.

Demikian dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman ini telah hadir Kepala BKF Kementerian Keuangan, Kepala Badan Litbang Kementerian Kesehatan, dan juga rektor perguruan tinggi serta ketua umum persatuan insinyur Indonesia.

"Selain itu juga hadir mewakili rektor 6 wakil rektor perguruan tinggi yang akan menandatangani nota kesepahaman swakelola tipe 2 secara virtual," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP