Bahas Holding BUMN Migas, Bos Pertamina, PGN dan Deputi BUMN datangi Komisi VI DPR
Merdeka.com - Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno bersama Plt Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, dan Dirut PGN Jobi Triananda Hasjim menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI.
Harry mengatakan, RDP kali ini membahas progres pembentukan holding BUMN Migas. Proses konsolidasi ditargetkan selesai dalam waktu 5 tahun.
"Diharapkan dalam waktu dekat konsolidasi ini segera selesai. Kami mau sampaikan, integrate holding migas ini akan dilakukan dalam waktu lima tahun. Ini akan menyelesaikan persoalan Pertagas dan PGN. Lalu 2021 nanti bisa fully integrated bisnis oil and gas company," ungkapnya di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (17/7).
Dalam rapat ini, dia kembali menjelaskan tujuan pembentukan holding migas, antara lain untuk memperkuat rantai nilai gas yang saat ini dianggap belum maksimal. Selain itu juga untuk mengatasi harga gas masih bervariasi, serta persaingan usaha juga gak sehat dan duplikasi.
"Manfaat integrate bisnis gas ini bisa jadi pendorong efisiensi di bidang perekonomian dan utilisasi ketahanan energy nasional," jelasnya.
Dia pun menjelaskan program jangka pendek yang bakal dijalankan setelah holding migas ini terbentuk adalah pembangunan jaringan gas dari Aceh, Sumut, Sumsel, Jabar, Banten, DKI Jakarta, Jatim, dan Jateng.
"Sumber gasnya dari mana-mana. Dengan pembangunan infrastruktur yang tidak tumpeng tindih jadi bisa lebih bermanfaat. Afordablity juga bisa meningkat. Distribusi juga bisa lebih efisien. Nah, nantinya harga gas bisa lebih baik," tandasnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya