Awal tahun, Kemensos temukan 1,7 juta orang tak berhak dapat KIS
Merdeka.com - Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional, TB. Rahmat, mengatakan pada 2016 ini pihaknya telah menyalurkan 86,4 juta Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, dari jumlah tersebut, ditemukan ada sekitar 1.754.000 jiwa yang sudah tidak berhak lagi menerima.
Menurutnya, data tersebut didapat dari Kemensos. "Ada 1,7 juta yang tidak masuk lagi sebagai penerima iuran," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (7/1).
Staf ahli Bidang Dampak Sosial Kementerian Sosial, Raden Harry Hikmat, menjelaskan jika berdasarkan hasil verifikasi dan validasi Kemensos sebanyak 1,7 juta jiwa yang tidak lagi berhak menerima bantuan iuran disebabkan meninggal, data ganda, dan sudah dikategorikan mampu.
Rinciannya sebanyak 615.665 orang statusnya. Lalu, 159.648 orang status ganda. "Sementara yang mampu 979.096 orang sehingga yang bersangkutan harus disesuaikan statusnya dari PBI menjadi peserta mandiri," jelasnya.
Selanjutnya, Harry mengatakan pihaknya akan mencari pengganti peserta PBI yang layak menerima bantuan iuran. "Dari hasil verifikasi dan validasi kita mencari upaya siapa yang belum menjadi PBI," kata dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya