Aturan Pembagian Vaksin Gratis dan Mandiri Ditargetkan Rampung dalam 2 Minggu
Merdeka.com - Vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech China tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12) malam. Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, kedatangan vaksin ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam proses pengadaan vaksin.
"Kedatangan vaksin ini merupakan momentum awal dari langkah nyata pemerintah dalam pengadaan serta pelaksanaan vaksinasi di Indonesia," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (7/12).
Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020, distribusi vaksin ini akan dibagi menjadi vaksin pemerintah yang gratis dan vaksin mandiri yang berbayar. Dia menjelaskan, aturan rinci untuk kedua skema ini akan segera rampung dalam waktu dekat.
"Aturan rinci untuk kedua skema tersebut akan segera terbit dalam 1-2 minggu ke depan," imbuhnya.
Meski sudah tiba, vaksin yang telah tiba masih harus melewati beberapa tahap sebelum bisa disuntikkan ke masyarakat. Setelah itu, baru vaksin yang tersedia akan secara bertahap didistribusikan ke masyarakat.
"Masih harus melewati tahapan evaluasi dari BPOM untuk memastikan mutu keamanan efektivitas dan menunggu fatwa MUI untuk kehalalannya," jelasnya.
Nantinya, pelaksanaan vaksinasi secara bertahap akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. "Maka nantinya, vaksinasi akan semakin membangun rasa aman dan percaya diri dalam mendorong ekonomi nasional," tandasnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya