Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Astra 'jadi korban' perang diskon harga mobil

Astra 'jadi korban' perang diskon harga mobil SPG cantik IIMS. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT Astra International Tbk menyatakan laba divisi otomotifnya terutama mobil dari PT Toyota Astra Motor (TAM), anjlok 9 persen sepanjang semester I 2014, menjadi sebesar Rp 4 triliun. Penurunan kinerja itu terjadi akibat maraknya perang diskon harga jual mobil antar pabrikan sejak tahun lalu.

Wakil Presiden Direktur TAM Suparno Djasmin menjelaskan, pangsa pasar produk otomotif mereka per Agustus 2014 masih 51 persen secara nasional. Akan tetapi, diakui produsen kompetitor sangat agresif menawarkan harga jual lebih murah.

"Semua pemain berusaha push ke pasar, tapi kemampuan pasar menyerap tidak sebanyak biasanya," ujarnya di sela-sela Investor Summit 2014, Jakarta, Selasa (17/9).

TAM optimis, sekalipun pasar sedang jenuh, tapi kebutuhan kendaraan bermotor akan tetap meningkat dalam jangka panjang. Pada 2025, perseroan memprediksi produksi mobil nasional bisa tembus 2 juta unit per tahun.

"Strategi kita akan menambah jaringan supaya bisa meningkatkan pelayanan pada konsumen, kita juga bekerja sama membangun value chains melalui asuransi," kata Suparno.

Dari data keseluruhan Grup Astra, penjualan sampai Agustus 2014 mencakup merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, dan Peugeot, mencapai 334.000 unit. Sedangkan buat lini penjualan sepeda motor merek Honda, perseroan mencatatkan penjualan 2,6 juta unit. Itu berarti 62 persen dari total pangsa pasar nasional. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP