Asosiasi sebut kredit macet di UKM kecil ketimbang usaha besar
Merdeka.com - Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Memengah Indonesia (Akumindo) M.Ikhsan meminta pemerintah memudahkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan bank penyalur KUR masih menetapkan agunan, notabene bertolakbelakang dengan kebijakan pemerintah.
"Mana? Masih ada agunan tuh. Jadi pemerintah harus mengasihkan kemudahan ke UMKM," katanya saat ditemui di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (11/4).
Dia mengklaim, tingkat kredit macet di kalangan pengusaha mikro, kecil, dan menengah sangat rendah. Ini berbeda dengan kredit macet di kalangan pengusaha besar.
"Perlu kalian tahu, dibanding dengan pengusaha besar, non performing loan (NPL) atau yang tidak bayar itu kalau UMKM itu hanya sekitar 5 persen, lah pengusaha besar 95 persen tidak bayar. Catat."
Dengan kata lain, menurutnya, pengusaha kecil memiliki kesadaran tinggi untuk melunasi utangnya.
"Karena di situlah usahanya, di situlah dia berusaha, di situlah dia mencari nafkah dan setiap hari dia tidak bisa lari ke mana-mana. Jadi tidak ada keragu-raguan kepada UMKM."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya