Arti perayaan Idul Adha bagi Sri Mulyani
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempunyai makna tersendiri dalam merayakan hari raya Idul Adha. Mantan pejabat bank dunia tersebut menyatakan bagi dirinya, hari raya Idul Adha mempunyai arti pengorbanan dan berserah diri kepada Tuhan.
"Kalau saya secara pribadi ini selalu mengingatkan kita untuk mampu berserah diri kepada Allah SWT. Untuk bisa terus mengasah perasaan dan pikiran kita dalam memaknai apa yang disebut pengorbanan," kata Menkeu Sri Mulyani di Kantor Pusat Dirjen Pajak, Jakarta, Rabu (22/8).
Dia menjelaskan pengorbanan perlu dilakukan untuk mencapai suatu hal yang dikehendaki. "Jadi kalau mau mencapai sesuatu dan membutuhkan suatu pengorbanan karena kita percaya kepada yang maha kuasa kita mampu melalui apapun kesulitan yang kita hadapi," ujarnya.
Sementara itu, makna Idul Adha bagi Kementerian Keuangan adalah pengorbanan waktu seluruh jajaran dan pihak terkait dalam mengelola urusan keuangan negara.
"Kemenkeu kan pengelola keuangan negara jadi kita terus menerus meyakini bahwa yang kita lakukan ini yang sering harus membutuhkan pengorbanan dari seluruh jajaran kemenkeu entah waktu, pikiran, perasaan kita melakukannya dengan ikhlas karena ini adalah untuk tujuan kita bernegara," jelas Sri Mulyani.
"Jadi idul kurban itu buat saya selalu merupakan suatu perayaan yang sangat memberikan makna dan arti yang sangat dalam. Lebih kepada simbolisnya itu mengingatkan kita kepada suatu nilai yang luar biasa luhur dari manusia," sambungnya.
Untuk hewan kurban sendiri tahun ini Kemenkeu menyerahkan 25 hewan kurban. 4 di antaranya dikirim untuk pengungsi di Lombok. "Hewan kurban 25 di kemenkeu. 19 sapi 2 kambing. Jadi yang dikirim ke Lombok 4. Kita semua besok juga akan menuju ke Lombok untuk liat jajaran kita yang di sana," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya