Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arahan Presiden Jokowi Agar Banjir Jakarta Tak Terus Terulang

Arahan Presiden Jokowi Agar Banjir Jakarta Tak Terus Terulang Jokowi tinjau proyek pembangunan bendungan Sukamahi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan beberapa saran agar banjir Jakarta tak kembali terjadi. Pesan itu dia ungkapkan dalam kunjungannya ke Proyek Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi, yang keberadaannya diharapkan mampu meminimalisir kiriman air dari hulu ke Jakarta.

Dia mengatakan, proyek sodetan di Sungai Ciliwung yang sempat digagas dirinya saat menjadi gubernur DKI itu dapat mereduksi banjir yang kerap terjadi di Jakarta kala musim hujan.

"Selain kita tahu masih dalam penyelesaian sodetan juga, terowongan yang kita buat antara Ciliwung-Banjir Kanal Timur, itu kalau kita sambung bisa mengurangi banyak," ucap dia di Bendungan Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu (26/12).

Selain itu, dia menambahkan, rencana proyek seperti normalisasi atau pelebaran Sungai Ciliwung, pembuatan sumur resapan hingga drainase juga wajib diselesaikan.

"Tentu saja pelebaran Ciliwung masih sangat diperlukan, dan dilakukan pak Guru (DKI, Anies Rasyid Baswedan) membuat tanggul resapan, drainase, itu wajib dikerjakan dan diselesaikan. Semua harus berjalan," tegasnya.

Terkait proyek normalisasi Ciliwung, Presiden Jokowi menyatakan, itu merupakan salah satu prasyarat utama agar air bisa mengalir dengan baik hingga ke laut. Sebab, dia menilai lebar Sungai Ciliwung saat ini masih terlalu kecil.

"Normalisasi Ciliwung memang harus dilebarkan agar banjir Jakarta berkurang karena lebar (sungai) berkurang. Sekarang hanya 12-15 meter. Normalnya 60 meter, paling tidak 40 meter," ujar dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP