Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apindo nilai penaikan target cukai tahun depan dipaksakan

Apindo nilai penaikan target cukai tahun depan dipaksakan Rokok. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai pemerintah memaksakan penaikkan target penerimaan cukai rokok sebesar 23 persen menjadi Rp 146,4 triliun, tahun depan. Sebab, target tersebut diyakini tak akan tercapai.

"Dari awal kami sudah prediksi itu tidak akan tercapai. Pemerintah sudah tahu tidak akan tercapai, tapi tetap memaksakan. Itu yang kami sesalkan," ujar Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani di DPR-RI, Jakarta, Rabu (7/10).

Menurutnya, produksi rokok nasional sudah merosot menjadi sebesar 659 miliar batang rokok. Diperkirakan itu bakal tambah anjlok hingga mencapai 340 miliar batang seiring menyeruaknya isu penaikan target cukai.

"Yang kami khawatirkan itu sektor riil bisa hancur. Industri tembakau kita ini ada beban tambahan. Tambahan ini langsung memukul industri rokok. Pada kenyataannya, kebijakan ini bisa menurunkan produksi," jelas dia.

Seharusnya, kata Hariyadi, target cukai cukup dinaikkan sebesar tujuh persen. Ini didasarkan pada kemampuan keuangan industri rokok nasional.

"Intinya, kenaikan yang wajar itu tujuh persen. Kalau kita ambil angka yang sebelumnya Rp 126,1 triliun, harusnya target cukai itu Rp 111 triliun. Jangan mau terlalu banyak, tapi tidak hitung kemampuan industri kita sendiri."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP