Apa untungnya menjadi transmigran?
Merdeka.com - Program transmigrasi cukup sukses di era orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Kepadatan penduduk di Pulau Jawa dan iming-iming kehidupan baru di luar pulau, telah berpengaruh besar mendorong derasnya arus transmigrasi. DI era ini, transmigrasi difokuskan pada tujuan pemerataan penduduk sekaligus penguatan sektor pertanian dan swasembada pangan yang jadi andalan pemerintahan Soeharto.
Memasuki era reformasi, program transmigrasi tak lagi dikaitkan dengan persebaran penduduk. Sebab pada kenyataannya, perpindahan penduduk kalah cepat dibandingkan pertumbuhan penduduk. Program ini lebih mengarah pada upaya pemerataan pembangunan di daerah-daerah.
Kecenderungannya, masyarakat dari beragam daerah lebih tertarik hijrah ke Jakarta atau pulau Jawa dibanding ke pulau Sumatera, Kalimantan, atau Sulawesi. Strategi pun disiapkan untuk menarik calon transmigran. Pemerintah menjanjikan beragam fasilitas untuk hidup di daerah yang baru.
"Sama kayak orang pindah rumah saja. Semuanya kami bantu pindahkan dan ditanggung oleh pemerintah," ujar Direktur Perencanaan Teknis Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi Ratna Dewi Andriarti saat berbincang dengan merdeka.com di Jakarta beberapa waktu lalu. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya