Antam-Inalum teken kerja sama proyek smelter
Merdeka.com - PT Aneka Tambang (Antam) dan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) telah meneken perjanjian kerja sama atau Joint Venture Agreement pembangunan smelter Grade Alumunia Refinery. Untuk itu, keduanya membentuk anak usaha bernama PT Inalum Antam Lumina.
"Kerja sama Antam dengan Inalum merupakan langkah penting dalam upaya kami untuk terus meningkatkan nilai cadangan bauksit Indonesia yang besar," kata Direktur Utama Antam Tedy Badrujaman kepada wartawan di Kementerian Badan usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Kamis (14/4).
Antam, kata Tedy, akan memasok bahan baku bijih bauksit untuk anak usaha patungan tersebut. Rencananya, smelter bakal memiliki kapasitas sebesar 2 juta ton smelter grade aluminya per tahun.
Adapun kebutuhan bijih bauksit sebesar 6 juta wet metric ton (wmt) per tahun bakal dipenuhi dari dalam negeri.
Inalum saat ini memiliki kapasitas produksi aluminium ingot sebesar 250 ribu ton per tahun. Itu membutuhkan minimal 500 ribu ton Alumina per tahun.
Inalum berencana meningkatkan kapasitas menjadi 500 ribu ton aluminium ingot per tahun pada 2020. Itu membutuhkan bahan baku minimal 1 juta ton Alumina per tahun
Di luar itu, Inalum bakal menghasilkan produk hilir baru akhir tahun depan. Yaitu Aluminium Billet dan Aluminium Alloys.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya