Angkutan Lebaran 2016: Pelni alami penurunan penumpang
Merdeka.com - PT Perusahaan Pelayaran Indonesia (Pelni) mengoperasikan angkutan Lebaran mulai 18 Juni hingga 17 Juli 2016. Sepanjang periode itu, perusahaan pelayaran pelat merah tersebut mengoperasikan 26 kapal, naik 1 armada ketimbang periode sama tahun lalu.
Data sementara, pada angkutan Lebaran tahun ini, Pelni melayani 762.708 penumpang. Turun 16.486 penumpang atau 2,13 persen ketimbang periode sama tahun lalu sebesar 779.194 penumpang.
"Penurunan karena Pelni mengutamakan keselamatan dengan membatasi penumpang sesuai kapasitas angkut yang diijinkan regulator," ujar Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Pelni Akhmad Sujadi dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (19/7).
Di sisi lain, pembatasan menimbulkan potensi calon penumpang tidak terangkut. Namun, perusahaan terus melakukan koordinasi dengan otoritas pelabuhan sehingga dapat menjalankan armada tambahan, Kapal Fery Cepat (KFC) Jetliner dan kapal perintis.
Saat arus mudik, KFC Jetliner dua kali dioperasikan dari Makassar ke Bima. Dan 1 kapal Perintis dari Makassar ke Bima.
Sedangkan saat arus balik, Pelni menjalankan 5 kapal tambahan. Dari Labuan Bajo 3 kali, Bima 1 kali pelayaran, dan Sanus 48 Ambon-Banda-Tual-Dobo 1 kali.
Pelni bersama otoritas Pelabuhan Bima, Labuan Bajo, dan Ambon berusaha meningkatkan pelayanan dengan menambah jadwal kapal Jetliner, Sanus 50 NTB Ekspres dan Sanus 48 Ambon-Banda-Tual-Dobo untuk melayani masyarakat.
"Kapal kapal perintis dan kapal cepat Jetliner dengan rute rutin Baubau-Wanci-Kendari ini terbukti mampu menjadi solusi mengangkut penumpang dari Makasar tujuan Bima dan sebaliknya pada masa angkutan Lebaran tahun ini," jelasnya.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya