Angka inflasi bakal pengaruhi gerak IHSG
Merdeka.com - Untuk perdagangan hari ini, Senin (2/9) pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat. IHSG bergerak di kisaran support-resistance 4.161-4.230.
Rilis inflasi Agustus yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, bakal menjadi faktor utama penggerak IHSG. "Data inflasi Indonesia yang diprediksi naik menjadi 8,94 persen dan trade balance yang juga diprediksi defisit naik sebesar USD 389 million akan menjadi perhatian utama bagi pergerakan IHSG," ujar Analis Sinarmas Sekuritas, Christandi Rheza Mihardja dalam riset hariannya kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (2/9).
Sementara dari luar negeri, kata Christandi, perdagangan awal pekan ini juga akan dipengaruhi oleh data capital spending Jepang pada kuartal II yang diperkirakan turun 2,1 persen dan PMI Manufacturing China yang diperkirakan berada di level 50,6 akan memberikan sentimen terhadap pergerakan market.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan secara teknikal adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya