Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggaran Kementerian PU-Pera dipangkas paling banyak di RAPBN-P 2016

Anggaran Kementerian PU-Pera dipangkas paling banyak di RAPBN-P 2016 sofyan djalil. ©portdevco.com

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sofyan Djalil memeberi sinyal bahwa pemerintah Jokowi-JK akan melakukan pengurangan anggaran yang diajukan dalam R-APBNP 2016.

Hal ini terungkap dalam rapat mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (R-APBNP) tahun 2016 bersama Presiden dan Wakil Presiden serta sejumlah menteri ekonomi di Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Jumlah anggaran yang dipangkas mencapai Rp 50 triliun dari Kementerian/Lembaga yang mendapat alokasi anggara paling besar dalam APBN 2016, salah satunya adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Ada pengurangan budget Rp 50 triliun dan itu sudah ada ketentuannya. Semakin besar budget, semakin besar pemotongan. Rp 50 triliun, paling besar dipotong adalah kementerian yang paling besar budgetnya, kementerian PU karena anggarannya besar sekali," kata Sofyan di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/4).

Seperti diketahui, belanja negara dalam APBN 2016 sebesar Rp 2095,7 triliun. Sementara target penerimaan dalam APBN 2016 tercatat sebesar Rp 1822,5 triliun. Dari total nilai belanja dalam APBN 2016, Kementerian PUPR mendapat alokasi pendanaan terbesar yakni mencapai Rp 104,08 triliun.

"Yang lain juga dipotong tapi pemotongan itu tergantung dari besarnya anggaran. Kemudian, schedulenya akan dibawa dirumuskan lagi dengan DPR bulan Mei," imbuh Sofyan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP