Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Andalkan pembiayaan perumahan, BTN siapkan KPR pekerja Karawang

Andalkan pembiayaan perumahan, BTN siapkan KPR pekerja Karawang Pembangun rumah KPR. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) masih mengandalkan lini bisnis utamanya yakni pembiayaan perumahan. Salah satu alasannya, potensi perumahan masih sangat besar. Terlebih, BTN memiliki portfolio pembiayaan perumahan hingga 85 persen, berbeda dengan bank konvensional lainnya yang maksimal hanya 20 persen untuk Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

BTN yakin bisa memainkan perannya sebagai Mortgage Bank di Indonesia. BTN berbekal pengalaman hampir 40 tahun menjalankan bisnis pembiayaan perumahan di Indonesia. BTN juga menyalurkan 95 persen kredit rumah dengan skema FLPP.

Direktur Bank BTN Mansyur Nasution menyebut, sejak 1976 sampai Juni 2014 BTN telah menyalurkan KPR Subsidi dengan nilai mencapai Rp 54,8 triliun. Fasilitas kredit ini dinikmati lebih dari 2.500.000 masyarakat Indonesia.

Peluang terbaru di bisnis pembiayaan perumahan datang dari proyek perumahan bagi pekerja perusahaan anggota BPJS. Mansyur mengaku, pihaknya siap mendukung pendanaan pembangunan 500 unit rumah bagi pekerja di wilayah Karawang. Sebelumnya dibangun proyek yang sama di wilayah Serang 1.000 unit rumah.

"Kami sudah menyiapkan pendanaan untuk mendukung pembangunan perumahan bagi pekerja di wilayah Karawang. Ini merupakan komitmen Bank BTN dan kami siap memberikan dukungan pembiayaannya," ujar Mansyur melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Kamis (14/8).

Di Karawang akan dibangun lebih dari 500 unit rumah sederhana tapak yang dibangun oleh PT.Sinar Mukti Langgeng selaku pengembang perumahan. KPR Sejahtera FLPP dan PUMP-KB BPJS Ketenagakerjaan disiapkan sebagai fasilitas untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Kerja sama BTN dengan BPJS Ketenagakerjaan dimulai sejak 2006 dengan Program Perumahan Bagi Peserta Jamsostek melalui Kredit Pemilikan Rumah Sederhana Sehat Jamsostek (KPRSHJ), Kredit Pemilikan Rumah Jamsostek (KPRJ), Kredit Kontruksi Jamsostek (KKJ). Tahun 2008 kerja sama tersebut berubah menjadi Pinjaman Uang Muka (PUMP-KB). Sampai dengan Juni 2014 telah dikucurkan kredit sekitar Rp 500 miliar untuk 26.190 unit rumah. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP