Ambil alih 51 persen saham Freeport diharap bisa sejahterakan rakyat Papua
Merdeka.com - PT Inalum (Persero) memasuki babak akhir pengambilalihan 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Holding perusahaan tambang ini hanya perlu menuntaskan beberapa keperluan administratif dan melakukan pembayaran sebesar USD 3,85 miliar.
Juru Bicara bidang Kepemudaan Partai Solidaritas Indonesia, Dedek Prayudi berharap agar tata kelola dan keuntungan dari Freeport sebesar-besarnya dapat digunakan untuk mengejar ketertinggalan masyarakat Provinsi ujung Timur negeri alias Papua.
"Kami sadar bahwa kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua dan Papua Barat termasuk yang tertajam beberapa tahun terakhir. Namun dua Provinsi ini masih tergolong dengan IPM yang terendah. Besar harapan kami, hadirnya Freeport yang sudah di akuisisi ini agar mendorong akselerasi IPM di Papua agar jauh lebih cepat," kata Dedek dikutip keterangannya di Jakarta, Jumat (28/9).
Dedek sendiri mengaku tidak terkejut dengan prestasi ini karena PSI tahu betul visi kedaulatan dan kerja keras Jokowi. PSI sangat mengapresiasi buah manis kerja keras Jokowi.
"Suka atau tidak suka kepada Presiden Jokowi, siapapun harus mengakui bahwa ini adalah momentum kembalinya kedaulatan sumber daya Papua ke pangkuan ibu Pertiwi."
Dia menegaskan, ini bukan soal politik partisan, ini adalah soal politik kebangsaan. Indonesia telah menunjukkan kebesarannya di hadapan perusahaan raksasa asal negara adikuasa, Amerika Serikat.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya