Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan pemerintah segera cabut subsidi 18,9 juta pelanggan 900 VA

Alasan pemerintah segera cabut subsidi 18,9 juta pelanggan 900 VA pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK akan mencabut subsidi listrik yang tidak tepat sasaran terutama pelanggan rumah tangga berdaya 900 Volt Ampere (VA). Langkah ini perlu dilakukan untuk mengalihkan subsidi tersebut ke 7 juta Kepala Keluarga (KK) yang belum tersentuh listrik.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengatakan, jika estimasi satu keluarga terdiri dari empat orang maka sekitar 28 juta orang belum bisa menikmati listrik saat ini.

"Pertengahan 2016 maka rasio elektrifikasi kita 89,5 persen artinya masih ada sekitar 7 juta kepala keluarga yang belum terlistriki. Kalau dikalikan 4 orang dalam satu keluarga berarti hampir ada 28 juta yang belum mendapatkan listrik," ujar Jarman di kantornya, Jakarta, Jumat (18/11).

Berdasarkan Data Terpadu Penanganan Program Fakir Miskin yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dari total 23 juta pelanggan rumah tangga daya 900 VA, hanya 4,1 juta yang layak diberikan subsidi. Artinya pencabutan subsidi akan diberlakukan secara bertahap kepada 18,9 juta pelanggan 900 VA.

"Sesuai dengan Undang-Undang, masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi hanyalah masyarakat yang tidak mampu," kata Jarman.

Dia menuturkan, pemerintah sudah menargetkan rasio elektrifikasi mencapai 98 persen pada 2019. Di mana target tersebut bisa dicapai salah satunya dengan penghematan subsidi tidak tepat sasaran.

Nantinya, dana penghematan subsidi akan digunakan untuk membangun infrastruktur listrik. Sehingga masyarakat yang belum mendapatkan listrik di daerah terpencil bisa mendapatkan listrik.

"Kita harapkan masyarakat mampu mohon perhatiannya Ini semata mata untuk menolong saudara kita yang belum terlistriki," jelas dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP