Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akhir tahun Bank Indonesia sebar Rp 88 triliun uang tunai

Akhir tahun Bank Indonesia sebar Rp 88 triliun uang tunai rupiah. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Jelang libur akhir tahun, kebutuhan dan permintaan uang tunai biasanya akan meningkat. Masyarakat tidak perlu khawatir, Bank Indonesia menjamin ketersediaannya.

Bank Indonesia (BI) mencatat kebutuhan uang tunai jelang jelang akhir tahun ini naik 11,3-18,7 persen. Salah satu faktornya karena adanya peningkatan transaksi dan kenaikan harga.

"Desember 2014 kebutuhan uang beredar sekitar Rp 82,6 triliun hingga Rp 88,1 triliun, naik 11,3-18,7 persen dibanding periode sama tahun lalu," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Peter Jacobs saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Senin (22/12).

Bank Indonesia berjanji menyediakan kebutuhan uang kartal sesuai dengan jumlah dan pecahan yang diperlukan masyarakat. BI sudah melakukan antisipasi dengan menjaga stok di atas kebutuhan masyarakat yang biasanya untuk penukaran.

"Jadi kebutuhan uang di akhir tahun ini mencapai Rp 542,8 triliun hingga Rp 566,4 triliun atau naik 8,6 persen - 13,3 persen dibanding tahun lalu," jelas dia.

Perbankan diminta tetap melayani penukaran uang pecahan kecil dalam kondisi baru. BI juga menyediakan layanan mobil keliling untuk menjangkau pasar tradisional dan tempat-tempat keramaian lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Untuk penyebaran uang, paling banyak di kantor pusat Jakarta sebesar 27,4 persen, Indonesia Timur 12,9 persen dan Kalimantan 10 persen. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP