Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akhir Oktober, Pertamina-Saudi Aramco target proyek kilang berjalan

Akhir Oktober, Pertamina-Saudi Aramco target proyek kilang berjalan Kilang Balongan. skyscrapercity.com

Merdeka.com - PT Pertamina menargetkan kerja sama pembangunan kilang dengan Saudi Aramco bisa dimulai akhir bulan ini. Proyek prioritas, kilang Balikpapan dan Cilacap.

"Saat ini sedang finalisasi. Mudah-mudahan akhir Oktober bisa dimulai Head of Agreement. Dari empat kilang, fase pertama adalah Balikpapan dan Cilacap, kapasitasnya bisa meningkat dari 300 ribu barel per hari menjadi 370 ribu bph," kata Direktur Pengolahan Pertamina Rahmad Hardadi di Kantornya, Jakarta, Kamis (22/10).

Sedangkan fase kedua menyasar kilang Dumai pada 2021 dan diperkirakan selesai 2025.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menambahkan, kilang Balikpapan dan Cilacap membutuhkan investasi masing-masing USD 5 miliar. Diharapkan pembangunan selesai dalam lima tahun.

"Termasuk dengan TPPI kita masuk era di mana kami serius masuk di petrokimia industri. Termasuk rencana kilang baru. Saat ini masih process persiapan. Kami harapkan peroleh partner yang tepat," tutupnya.

Sebelumnya, Pertamina telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Saudi Aramco, China Petroleum Chemical Corporation (Sinopec), serta JX Nippon Oil & Energy Corporation. Ini terkait proyek peningkatan kapasitas kilang Pertamina di Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, serta Balongan.

Diharapkan kapasitas produksi kilang minyak Pertamina meningkat menjadi 1,68 juta bph pada 2025. Saat ini, kapasitas produksi hanya sebesar 820 ribu bph.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP