Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akhir 2015, PLN pastikan tuntas bikin data penerima subsidi listrik

Akhir 2015, PLN pastikan tuntas bikin data penerima subsidi listrik PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) optimistis penyisiran pelanggan layak mendapat subsidi listrik selesai akhir tahun ini. Adapun pelanggan dimaksud adalah konsumen rumah tangga golongan R-1 berdaya listrik 450 volt ampere (VA) dan 900 VA.

"Akhir Desember ini sudah selesai," kata Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun, seperti dikutip Antara, Senin (26/10).

Dia mengatakan, pihaknya memiliki data pelanggan golongan R-1. Itu akan dicocokkan dengan data rumah tangga miskin dan rentan miskin kepunyaan Tim Nasional Percepatan dan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Berdasarkan data PLN, saat ini terdapat 45,1 juta pelanggan rumah tangga golongan R-1. Terdiri dari 22,8 juta pelanggan listrik 450 VA dan 22,3 juta untuk 900 VA.

Sementara, data TNP2K menunjukkan, hanya 24,7 juta rumah tangga miskin dan rentan miskin. Artinya, sebanyak 20,4 juta pelanggan harus dikeluarkan dari kelompok yang mendapat subsidi listrik.

Dengan kata lain, mereka bakal dikenakan tarif listrik nonsubsidi sebesar Rp1.352 per kWh mulai awal tahun depan.

"Untuk 20 juta pelanggan ini akan langsung dikenakan tarif nonsubsidi sebesar Rp1.352 per kWh karena memang mereka sebenarnya orang mampu sehingga tidak boleh lagi mendapat subsidi," katanya.

Sebagai informasi, saat ini, pelanggan 450 VA hanya dikenakan tarif sekitar Rp 400 per kWh dan 900 VA sebesar Rp 600 per kWh.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP