Airlangga Harap LPI Mampu Tarik Banyak Investasi dari Negara Lain
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berharap kehadiran Lembaga Pengelola Investasi (LPI) mampu menarik investasi dari negara-negara luar. Sehingga target dana awal sebesar USD 20 miliar bisa tercapai.
"Diharapkan SWF bisa menarik SWF SWF dari negara lain. Kita sudah dapatkan letter of interest dari US, JBIC dan ADIA, UE," kata Airlangga dalam diskusi Akselerasi Pemulihan Ekonomi, secara virtual, Selasa (26/1).
LPI ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan. Pemerintah bahkan telah mempersiapkan modal awal sebesar Rp15 triliun dari total pemenuhan modal sebesar Rp75 triliun yang sisanya akan dilakukan secara bertahap.
"Konsepnya adalah ada dua jenis fund, master fund dan tematik fund yang sektornya dibagi per sesuai dengan bidang," jelas dia.
Adapun jika dibandingkan dengan modal lembaga pengelola investasi di Asia Tenggara Indonesia terbilang besar. Di mana, Government of Singapore Investment Corporation atau GIC hanya mencapai Rp440 miliar yang berasal dari internal.
"Temasek 417 milion, Khazanah 20 milion. Negara lain yang saham besar Norway 1,1 bilion, China 1 bilion, Abu Dhabi 579 milion," jelas dia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya