Ahok alihkan saham dua BUMD ke Jakpro
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana untuk alihkan saham Pemprov DKI di dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) ke PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Saat ini, Pemprov DKI memiliki 50 persen saham JIEP dan 20 persen saham di KBN. Menurut Ahok, pengalihan saham ini membuat dua BUMD tersebut dapat diawasi Jakpro.
"Tujuannya supaya lebih profesional. Sebab, kita tidak bisa mengawasi BUMD dengan menggunakan badan pengawas BUMD atau penanaman modal," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (8/10).
Nantinya, Jakpro akan melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) pada 2018. Untuk merealisasikan itu, Jakpro harus mendapatkan keuntungan.
Selain itu, Pemprov DKI juga masih mengkaji alihkan saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ke Jakpro. Alasannya, perusahaan pengelola objek wisata Ancol ini sudah menjadi perusahaan publik.
Sebagai informasi, Jakarta Propertindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti, infrastruktur, dan utilitas dengan area operasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Jakpro merupakan salah satu BUMD yang 100 persen sahamnya dimiliki Pemprov DKI. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya