Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Agus Marto desak Bank Mutiara selesaikan kredit macet

Agus Marto desak Bank Mutiara selesaikan kredit macet Bank Mutiara. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mendesak Bank Mutiara untuk segera menyelesaikan persoalan kredit macet dengan lima debitur nakal. Gara-Gara ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) harus kembali menyuntikkan modal sebesar Rp 1,2 triliun kepada eks Bank Century tersebut.

"Kami titip kepada manajemen Mutiara dan pemegang saham, dalam hal ini LPS, untuk betul-betul fokus mengelola bank dengan hati-hati dan baik. Konsentrasi pada yang lima (debitur) itu deh yang kreditnya bermasalah," kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di kantornya, Jumat (27/12).

Adapun lima debitur nakal yang dimaksud Agus Marto adalah PT Selalang Prima International, PT Polymer Spectrum Sentosa, PT Trio Irama serta PT Catur Karya Manunggal. Mereka, dikaitkan dengan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), memiliki utang kredit senilai Rp 411,5 miliar.

Satu debitur lainnya, PT Enerindo milik Robert Tantular berutang senilai Rp 174,6 miliar.

Agus mengaku tidak menyangka Bank Mutiara akan menghadapi persoalan kredit macet di semester pertama tahun ini. Soalnya, dia melihat Bank Mutiara memiliki kualitas aset yang baik dan memiliki cadangan pendanaan yang cukup untuk menghadapi kondisi perekonomian terburuk.

"(Bank Mutiara) Sekarang sudah memiliki cadangan-cadangan untuk antisipasi kondisi terburuk. Dari sisi kecukupan modal kita merasa juga itu sudah, kecukupan modal yang baik. Kita tahu sebelumnya bahwa yang lima tadinya lancar, kok pas kemudian jatuh di semester pertama. Itu harus ditindaklanjuti," tegas Agus.

Agus mendorong LPS untuk semakin intensif melakukan pemeriksaan keuangan Bank Mutiara. Mengingat Bank Mutiara pernah melalui proses restrukturisasi.

"Kalau sebelumnya sudah pernah direstrukturisasi terus kemudian jatuh lagi, itu kan pasti yang mengerti manajemennya, dan pemegang saham harus cek itu setiap bulan setiap triwulan harus ada progres." katanya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP