Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada PPKM, BPS Catat Mobilitas Masyarakat Februari Turun 23 Persen

Ada PPKM, BPS Catat Mobilitas Masyarakat Februari Turun 23 Persen Akhir Pekan Warga Jakarta Jelang PSBB. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan mobilitas masyarakat di tengah penerapan kebijakan pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Hingga Februari 2021, tercatat mobilitas masyarakat masih melambat, di angka -23 persen. Angka ini tercatat turun dari Januari 2021 di mana penurunannya mencapai -24,3 persen.

"Kita lihat, misalnya di tempat perdagangan, ritel dan rekreasi, di bulan Januari menurun lebih dalam dibanding bulan November dan Desember 2020, meskipun di Februari ini ada kecenderungan mulai meningkat dibanding Januari 2021," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam rilis BPS, Senin (1/3).

Suhariyanto melanjutkan, aktivitas di beberapa lokasi mendadak ramai di saat hari libur nasional, misalnya saat Imlek. "Penurunan ini berdampak bisa dilihat di sektor pariwisata dan transportasi baik angkutan udara, laut maupun kereta api," ujarnya.

Selanjutnya

ada ppkm, bps catat mobilitas masyarakat februari turun 23 persenRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sementara, di sektor lain seperti tempat belanja kebutuhan sehari-hari, mobilitas masyarakat terpantau naik meskipun masih minus, dari -8,6 persen menjadi -6,3 persen. Begitu pula dengan mobilitas di tempat transit yang meningkat dari -37,4 persen menjadi -36,6 persen.

Sementara di taman, mobilitasnya semakin menurun dari -20,5 persen menjadi -25,5 persen. Demikian pula di tempat kerja yang menurun dari -27,3 persen menjadi -29,6 persen.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP