Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada Pandemi Covid-19, Laba Link Net 2020 Tumbuh 5,3 Persen Menjadi Rp 942 Miliar

Ada Pandemi Covid-19, Laba Link Net 2020 Tumbuh 5,3 Persen Menjadi Rp 942 Miliar Ilustrasi menggunakan ponsel. ©2013 Merdeka.com/Anugrah Yogi Pranata

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 membawa dampak positif bagi perusahaan penyedia layanan internet. Salah satunya dialami oleh Link Net (LINK). Sepanjang 2020, Link Net menambahkan jumlah pelanggan terbanyak mencapai 171.000 atau sebesar 25 persen menjadi 839.000.

Pada 2020, Link Net membukukan pendapatan sebesar Rp 4,05 triliun atau tumbuh 7,8 persen year on year. EBITDA meningkat 11,3 persen menjadi Rp 2,3 triliun, dengan marjin EBITDA sebesar 56,9 persen.

Pendapatan per saham meningkat 9,3 persen menjadi Rp 340 per lembar saham. Laba bersih meningkat 5,3 persen menjadi Rp 942 miliar dengan marjin Laba Bersih pada 23,3 persen.

"Dengan adanya pandemi COVID-19 di masyarakat, kami melihat perubahan perilaku berjalan dengan pesat. Perubahan seperti work from home, learn from home, penggunaan e-commerce dan pertumbuhan layanan tele-medicine kemungkinan besar akan tetap ada di masa depan."

"Perubahan perilaku ini akan menuntun pada peningkatan kebutuhan akan internet berkecepatan tinggi tanpa batas," kata Presiden Direktur dan CEO Perseroan Marlo Budiman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/5).

Perseroan menambah 211.000 home passes ke dalam jaringannya, menjadikan total home passes sebesar 2,68 juta. Pada 2020, Link Net mencapai tingkat penetrasi jaringan tertinggi sebesar 31,3 persen.

Pendapatan Rata-rata per Pelanggan (ARPU) stabil pada Rp 364.000 di 2020. Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen mulai melihat perubahan perilaku konsumen yang menyebabkan peningkatan akan fixed line broadband.

Selanjutnya

ada pandemi covid-19, laba link net 2020 tumbuh 5,3 persen menjadi rp 942 miliarRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada kuartal IV 2020, pendapatan perusahaan juga meningkat 10,7 persen menjadi Rp 1,09 triliun dibandingkan dengan periode yang sama di 2019.

Pendapatan per kuartal meningkat 7 persen pada kuartal IV 2020 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. EBITDA pada kuartal IV 2020 tercatat Rp 668 miliar, bertumbuh 48,4 persen dibandingkan dengan kuartal IV 2019.

Per kuartal, EBITDA meningkat 15,4 persen pada kuartal IV 2020 dibandingkan dengan kuartal III 2020. Marjin EBITDA juga tercatat 61 persen. Sedangkan laba bersih meningkat 99,5 persen menjadi Rp 243 miliar dibandingkan dengan kuartal IV 2020.

"Secara keseluruhan, tahun 2020 adalah tahun yang kuat untuk bisnis kami walaupun penuh tantangan dalam masa pandemi. Kami meningkatkan total pelanggan sebesar 25 persen dan pelanggan baru ini akan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan pada tahun 2021 dan seterusnya," ungkap Marlo.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP