Ada OSS Berbasis Risiko, Menteri Bahlil Harap Tak Ada Lagi Pengusaha Nakal
Merdeka.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, peluncuran Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) atau OSS Berbasis Risiko semakin memudahkan pelaku usaha mendapatkan izin usaha. Bahlil mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak lagi berlaku curang.
"Kita kan tukang Kungfu juga dulu jadi kita tahu. Nah yang baik-baik saja ini barang, dengan demikian OSS ini memangkas birokrasi, memangkas biaya, memangkas waktu, dan transparansi," ujarnya dalam webinar Urus Izin Tanpa Ribet, Kamis (12/8).
Dia menjelaskan, selama dokumen persyaratan untuk memulai bisnis sudah lengkap. Pengusaha tidak perlu mengurus dokumen secara langsung, melainkan bisa di rumah saja secara online
"Jadi OSS berbasis risiko ini memudahkan betul, tidak perlu pengusaha ketemu pejabat terlalu banyak selama dia benar," kata Bahlil.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebagai informasi, OSS berbasis risiko telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (9/8). OSS Berbasis Risiko disebut sebagai reformasi yang sangat signifikan dalam perizinan di Indonesia.
Melalui kehadiran OSS Berbasis Risiko ini, kata Presiden Jokowi, jenis perizinan akan disesuaikan dengan risikonya. Perizinan antara Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan usaha besar tidak sama.
Layanan perizinan ini dinilai akan membuat iklim berusaha di Indonesia menjadi lebih baik. "Risiko tinggi perizinan berusaha berupa izin, risiko menengah perizinan berusaha berupa sertifikat standar, risiko rendah perizinan berusaha cukup berupa pendaftaran atau nomor induk perusahan dari OSS."
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya