Per November, pertalite laku 3.100 kiloliter per hari di 1.931 SPBU
Merdeka.com - Per November lalu, penjualan pertalite sudah mencapai 269.209 kiloliter. Per hari, rata-rata penjualan di atas 3.100 kiloliter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, sejak diluncurkan 24 juli 2015, pertalite sudah merambah 1.931 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanah Air. Ini menyaingi penjualan bensin beroktan lebih tinggi.
"Meski belum dipasarkan di seluruh SPBU Pertamina yang berjumlah sekitar 5.300 unit, penjualan Pertalite memiliki posisi relatif seimbang dengan penjualan Pertamax Series dengan kisaran market share 12 persen," kata Wianda dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/12).
Atas dasar itu, Wianda optimistis mayoritas pemilik kendaraan bakal beralih mengonsumsi pertalite dari sebelumnya premium.
"Kami optimistis Pertalite dan Pertamax Series nantinya dapat mengambil porsi market share sekitar 40 persen dari total penjualan varian produk gasoline Pertamina dengan pergeseran utamanya terjadi pada konsumen Premium ke Pertalite," imbuh Wianda.
Sebelumnya, Pertamina menyatakan penjualan premium menurun signifikan pascapeluncuran Pertalite. Pangsa pasar Premium terhadap Pertalite turun sebesar 12 persen.
Senior Vice President Marketing and Distribution Pertamina M Iskandar menjelaskan, berkurangnya porsi penjualan premium lantaran permintaan Pertalite di masyarakat terus meningkat. Untuk itu, Pertamina menargetkan sebanyak 3 ribu SPBU menjual pertalite pada awal 2016.
"Kami akan giat promosikan aktivasi uji pasar pertalite di sejumlah daerah-daerah Indonesia." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya