Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aceh darurat gula, harga tembus Rp 20.000 per kilogram

Aceh darurat gula, harga tembus Rp 20.000 per kilogram Gula. agro.kemenperin.go.id

Merdeka.com - Menjelang Lebaran, harga gula gula pasir di Aceh tembus Rp 20.000 per kilogram. Kenaikan harga ini sudah berlangsung sejak awal puasa, meskipun naik secara bertahap.

Parahnya, melonjaknya harga gula seiring dengan stok semakin menipis saat ini. Apa lagi pasokan gula ke Aceh masih sangat ketergantungan dengan Sumatera Utara, Medan.

Jika sebelumnya harga gula Rp 650.000 / sak, sekarang dibanderol dengan harga Rp 825.000 / sak. Sedangkan harga eceran dilepas antara Rp 17.000 sampai dengan Rp 18.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, harga gula di pasaran hanya antara Rp 11.000 sampai dengan Rp 13.000 per kilogram.

Seorang pedagang grosir, H Ramli mengatakan, kondisi ini telah terjadi selama bulan Ramadan. Mahalnya harga gula ditambah berkurangnya stok gula, Aceh sudah masuk kategori darurat gula.

Agar gula didapat merata, H Ramli mengaku terpaksa harus memberikan jatah yang merata untuk pembeli. Bahkan dia lebih mengutamakan menjual gula kepada warga dibandingkan untuk pedagang eceran.

"Menjelang Idul Fitri itu permintaan gula semakin meningkat, sedangkan stok tidak ada, ini Aceh sekarang termasuk darurat gula. Kalau stok ada barang mahal itu gak masalah, sekarang barang mahal, stok tak ada," kata H Ramli, Minggu (26/6).

Menurut H Ramli, tingginya harga gula akibat jatah untuk Aceh dikurangi. Dia mencontohkan, distributor gula di Banda Aceh hanya menerima 300 sak sekali masuk. Kemudian jumlah tersebut dibagi-bagikan pada pedagang grosir di Banda Aceh. Seperti dirinya, kata Ramli, hanya menerima 50 sak gula. Padahal biasanya, dia menerima lebih 100 sak sekali masuk gula ke Banda Aceh.

"Tentunya ini tidak cukup gula," imbuhnya.

Oleh karena itu, Ramli meminta Gubernur Aceh, Zaini Abdullah melalui dinas terkait untuk segera mengatasinya. Seperti mengambil kebijakan untuk segera memberikan izin masuk gula dari Sabang ke Banda Aceh untuk menambah stok gula, sehingga harga gula tidak melambung tinggi.

Agar tidak disalahgunakan gula yang dipasok dari Sabang. Pemerintah bisa memanggil semua pedagang grosir untuk merembuk. Kemudian pemerintah mempertanyakan setiap pedagang grosir berapa jumlah yang akan diambil.

"Tentu dalam keadaan darurat seperti ini, bisa saja kebijakan pemerintah memasukkan gula Sabang. Nanti mekanismenya bisa diatur yang ketat untuk mencegah kecurangan," pintanya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP