ABM siapkan belanja USD 335 juta
Merdeka.com - Untuk mendukung rencana pertumbuhan pendapatan sekitar 50 persen di tahun ini, ABM investama telah mengalokasikan belanja modal sebesar USD 335 juta.
Dana tersebut bersumber dari hasil penawaran saham perdana atau initial Public Offering (IPO) tahun 2011. Sedangkan sisanya bersumber dari pinjaman sekitar 70 persen dari total anggaran belanja modal.
"Jadi, pendanaan untuk capex (belanja) dari kas internal sebesar 30 persen, dan sisanya dari pinjaman sebesar 70 persen," ujar Direktur Keuangan ABM Willy Adipradhana seperti dikutip dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/4).
Dari total tersebut, komposisi alokasi dana untuk penambangan sebesar USD 62 juta, untuk kontraktor USD 129 juta, kelistrikan USD 73 juta, dan logistik USD 19 juta.
Untuk mendukung akselerasi ABM Investama, Willy mengklaim bahwa sudah ada beberapa bank semisal DBS Singapura dan Bank Mandiri yang akan memberikan fasilitas pinjaman untuk belanja modal tersebut.
Sekadar diketahui, ABM mencatat lonjakan pertumbuhan laba bersih sebesar 226 persen atau Rp 415,74 miliar pada 2011. Lonjakan pertumbuhan laba bersih ditopang oleh peningkatan pendapatan sebesar 47,70 persen atau Rp 6,63 triliun dibandingkan dengan pendapatan pada tahun 2010.
(mdk/oer)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya