Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Tantangan Bank Sentral Pasca Pandemi Covid-19

5 Tantangan Bank Sentral Pasca Pandemi Covid-19 Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia (BI), Juda Agung menyampaikan, 5 tantangan kebijakan yang dihadapi bank sentral pasca covid-19. Dia menjelaskan, untuk tantangan pertama adalah bagaimana mendorong pemulihan ekonomi.

"Lima tantangan kebijakan utama pasca covid-19 atau kebijakan bank sentral. Pertama, bagaimana mempercepat pemulihan ekonomi," kata Juda dalam paparannya di webinar Islamic Finance in a Post-COVID World, Jumat (29/10).

Kedua, bagaimana memulihkan intermediasi keuangan bank. Menurutnya, tantangan kedua ini bisa dilihat pada pertumbuhan kredit yang meningkat.

Dalam konteks tersebut, kebijakan bank Indonesia tetap cukup akomodatif baik kebijakan moneter maupun makroprudensial.

Ketiga, bagaimana memfasilitasi transformasi digital dan sistem keuangan, khususnya di sistem pembayaran. Sebab, bank sentral adalah otoritas dalam sistem pembayaran.

"Tantangan ketiga sekaligus peluang adalah transformasi digital di sektor keuangan ini. Indonesia adalah yang terbesar keempat dalam hal volume pembayaran seluler terhadap rasio PDB," ujarnya.

Selanjutnya

5 tantangan bank sentral pasca pandemi covid-19Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tidak hanya itu, aktivitas kredit melalui fintech lending semakin meningkat, begitupun perbankan digital juga terus berkembang kearah yang lebih baik sejak tahun lalu.

"Misalnya, total transaksi di perbankan digital dua kali lipat lho tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai otoritas sistem pembayaran, Bank Indonesia meluncurkan cetak biru sistem pembayaran Indonesia untuk tahun 2020-2025 yang efisien sebagai dasar digitalisasi sistem pembayaran yang menjadi kunci digitalisasi Bank.

Tantangan keempat yaitu bagaimana mempercepat inklusi keuangan, dan kelima, terkait aturan bank sentral dalam memfasilitasi keuangan berkelanjutan.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP