5 Strategi Dahlan Iskan atasi masalah outsourcing di BUMN

Reporter : Idris Rusadi Putra | Senin, 20 Mei 2013 07:45




5 Strategi Dahlan Iskan atasi masalah outsourcing di BUMN
Dahlan Iskan . batikday.com

Merdeka.com - Belum lepas dari ingatan masyarakat saat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dinyatakan sebagai buronan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dahlan dicap sebagai buronan lantaran selalu mangkir dan tak memenuhi undangan rapat Komisi IX DPR.

Saat itu, alasan Dahlan adalah, komisi IX bukan mitra kerja BUMN, jadi harus mendapat izin terlebih dahulu dari komisi VI yang merupakan mitra kerja BUMN. Komisi IX memanggul Dahlan terkait masalah ketenagakerjaan di perusahaan pelat merah. Sebab, banyak perusahaan BUMN yang mempekerjakan tenaga kerja alih daya atau yang biasa disebut outsourcing.

Dahlan sendiri sudah menyadari hal itu. Gaji tenaga kerja alih daya di perusahaan BUMN, jauh lebih kecil dibandingkan karyawan tetap. Padahal, pekerja outsourcing bekerja lebih giat, lebih rajin dibanding karyawan BUMN yang tetap.

DPR meminta Dahlan menyelesaikan persoalan ini. Terlebih, masalah outsourcing terus menjadi masalah hangat yang selalu disampaikan oleh buruh dan pekerja. Dalam pandangan DPR, perusahaan milik pemerintah harus memberikan contoh kepada perusahaan swasta bagaimana memperlakukan tenaga kerja outsourcing.

Tenaga kerja outsourcing yang bekerja di BUMN dipasok dari perusahaan swasta penyedia jasa tenaga kerja alih daya. Mereka mengikuti tender yang diselenggarakan oleh masing-masing perusahaan BUMN. Itu menjadi salah satu alasan kenapa perusahaan BUMN cenderung lepas tangan terhadap masalah ini.

Akhirnya Dahlan dan DPR sepakat membentuk panitia kerja (panja) ketenagakerjaan. Sejak panja tersebut dibentuk bulan lalu, belum ada pembicaraan lanjutan antara Dahlan dan DPR. Dahlan pun mulai merapatkan barisan perusahaan BUMN.

Dalam rapat akbar yang digelar Minggu (19/5), mantan Dirut PLN ini mengumpulkan seluruh bos dan direksi perusahaan pelat merah untuk membahas masalah outsourcing yang ada di perusahaan BUMN.

Dahlan menyebut beberapa strateginya yang sekaligus menjadi instruksi sementara untuk bos-bos BUMN sebelum ada pembahasan dengan DPR. Berikut strategi Dahlan mengatasi persoalan tenaga kerja outsourcing di perusahaan BUMN.

[noe]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Mendag minta WTO tak buru-buru selesaikan Putaran Doha
  • Berapa kocek yang dikeluarkan untuk tubuh seksi dengan Pole Dance
  • Ketua DPR minta KPK dan Polri jangan saling melemahkan
  • Dana sewa lahan untuk pasar darurat Klewer tak lebih dari Rp 3 M
  • Dikriminalisasi, KPK tetap semangat lanjutkan berantas korupsi
  • Zaskia Sungkar: Nggak ada undangan dari KPK, jangan dibuat-buat!
  • Bonaran akui turut laporkan Bambang Widjojanto ke Bareskrim Polri
  • Asyik! Jennifer Aniston reuni bareng Owen Wilson
  • Polisi Ceko buru copet seksi bermodus remas kelamin
  • Dilaporkan ke polisi, Adnan Pandu sebut ini upaya kriminalisasi KPK
  • SHOW MORE