5 Proyek besar ini akan selesai 2019
Merdeka.com - Pemerintah saat ini tengah membangun banyak infrastruktur di berbagai tempat. Bahkan hingga ke pelosok negeri. Menurut data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), sebanyak 68 proyek infrastruktur akan selesai pada akhir 2018 dan siap beroperasi tahun 2019.
Proyek-proyek yang berhasil dirampungkan ini merata di daerah Indonesia. Besar harapan rampungnya proyek-proyek ini dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Dari puluhan proyek itu, berikut 5 proyek infrastruktur yang ditunggu-tunggu dan akan selesai 2019:
MRT Jakarta
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comProgres pembangunan proyek Mass Rapit Transit atau MRT Jakarta fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) telah mencapai 94 persen. Rencananya pada Maret 2019, transportasi massal tersebut akan mulai beroperasi secara komersial. MRT Jakarta diprediksi bisa mengurangi kemacetan sekitar 30 persen. Bahkan untuk rute Lebak Bulus-Bundaran HI yang dikenal kawasan macet biasanya bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi saat jam sibuk membutuhkan waktu satu setengah jam. Dengan menggunakan MRT rute Lebak Bulus-Bundaran HI dapat ditempuh dalam waktu 30 menit.
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan untuk harga tiketnya pihaknya telah menghitung kisaran tiket Rp 8.500. Asalkan, MRT bisa mengangkut penumpang rata-rata 130 ribu orang per hari. "Masih pembahasan internal. Tetapi kemarin skenario angka tiket MRT Rp 8.500, kira-kira yang keluar itu 130 ribu penumpang. Itu yang ideal. Nanti dari pemerintah bagaimana kebijakannya," ungkap William.
Jalan tol Manado-Bitung
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJalan tol Manado-Bitung sudah bisa digunakan pada tahun 2019. Pembangunan jalan tol yang menghabiskan dana sampai RP 5,1 triliun. Direktur Utama PT Jasamarga Manado-Bitung George Manurung mengatakan jalan tol Manado-Bitung akan mampu mempersingkat waktu tempuh menjadi 40 menit. Tanpa jalan tol waktu tempuh yang dibutuhkan dapat mencapai 1,5 jam.
"Kalau tidak naik tol waktu tempuh bisa 1 sampai 1,5 jam. (Dengan adanya tol) mungkin 30 sampai 40 menit bisa sampai," ujar George
Bandara Syamsuddin Noor Bandar
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comRevitalisasi Bandara Syamsuddin Noor Bandar, Kalimantan Selatan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) selesai dan siap beroperasi pada tahun 2019. Saat ini pergerakan penumpang di bandara Syamsuddin Noor sudah mencapai 3,5 juta penumpang per tahun. Sementara kapasitas terminal seluas 9.043 m2 tersebut hanya mampu menampung hingga 1 juta penumpang per tahun. Sementara panjang runway baru sepanjang 2500 x 45 m2, dan appron yang mampu menampung hanya 12 pesawat saja.
Dengan perluasan tersebut, luas terminal penumpang akan 103.953 m2 yang dapat menampung hingga 12 juta penumpang pertahunnya. Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Bandar menghabiskan dana sebesar Rp 2,31 triliun.
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang siap beroperasi tahun 2019 adalah jalan tol Balikpapan-Samarinda dengan panjang 99 km. Pembangunan jalan tol ini menghabiskan dana sebesar Rp 9,9 triliun. Dengan adanya jalan tol ini yakini dapat mempercepat jarak tempuh Balikpapan ke Samarinda atau sebaliknya.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya