Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Masalah keuangan ini sering dialami profesional muda

5 Masalah keuangan ini sering dialami profesional muda Ilustras masalah keuangan. ©shutterstock.com/Robert Kneschke

Merdeka.com - Beberapa orang mungkin akan menganggap bahwa uang bukan segalanya, dan masih banyak hal yang lebih penting dibandingkan uang. Namun, bagi para profesional muda, uang menjadi hal yang penting.

Bagi profesional muda yang sedang mencoba untuk berkembang dalam lingkungan perusahaan yang sangat kompetitif, memiliki cukup uang dan menjadi sehat secara finansial, ada beberapa masalah keuangan yang harus dihadapi.

Agar masa depan keuangan stabil, Anda harus melewati begitu banyak rintangan dan harus mengatasinya satu demi satu sampai akhirnya mencapai kecakapan dalam hal keuangan. Berikut 5 masalah yang paling sering dihadapi profesional muda, dikutip Jobstreet.

Uang hilang secara misterius

secara misterius rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

"Uangku pergi kemana?"

Ini adalah pertanyaan umum yang kebanyakan profesional muda sering tanyakan pada diri sendiri dan belum menemukan jawabannya. Tetapi ini bukan berarti Anda harus membiarkan masalah ini tetap muncul.

Masalahnya adalah, Anda memiliki lubang besar dalam anggaran yang sudah ditentukan. Itulah sebabnya Anda tidak dapat benar-benar melacak kemana perginya uang tersebut.

Sebagai permulaan, buatlah anggaran bulanan untuk dapat memantau pengeluaran Anda. Ada banyak aplikasi penganggaran yang tersedia secara online untuk mempermudah Anda dalam membuat anggaran.

Kemudian lakukan hanya transaksi tunai jika memungkinkan daripada menggesek kartu ke kiri dan ke kanan. Ini akan membuat Anda lebih sadar berapa uang yang sudah terpakai. Dan pada akhirnya, simpan semua tanda terima pembelian sehingga Anda memiliki bukti fisik yang nyata dari berapa banyak uang yang telah dibelanjakan.

Tetap boros meski sudah manajemen keuangan

meski sudah manajemen keuangan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Anda harus memperlakukan anggaran sebagai daftar apa yang harus dan apa yang tidak harus untuk dibeli daripada sebuah rencana atau serangkaian tindakan yang perlu diikuti secara ketat.

Perlakukan anggaran sebagai peta jalur keuangan Anda. Dengan demikian Anda akan mematuhinya dan terus memperbaikinya sehingga akan menghemat lebih banyak dan lebih banyak uang dari waktu ke waktu. Perlu diingat bahwa penganggaran dalam tiga hingga empat bulan pertama akan cukup sulit.

Namun, ketika Anda tidak menyerah pada akhirnya akan semakin mudah untuk mengikuti anggaran yang sudah ditetapkan. Setelah Anda menguasai seni penganggaran, Anda dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat tanpa banyak usaha dan kesulitan.

Uang habis sebelum gajian

sebelum gajian rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Banyak profesional muda di luar sana yang hidup hanya dengan menunggu gaji tanpa makanan, listrik atau lainnya. Ini bisa disebabkan Anda terlalu banyak belanja dan sedikit sekali menabung (atau tidak sama sekali) dan memiliki pandangan jangka pendek tentang keuangan Anda.

Hati-hati dalam mengatur pengeluaran dan menganggarkan uang belanja Anda karena hal itu dapat membantu memutuskan lingkaran setan hidup dari gaji ke gaji. Selain itu, Anda juga jangan bergantung pada satu pekerjaan/berfokus pada passive income sehingga Anda tidak perlu terlalu bergantung pada satu sumber.

Tidak punya tabungan

tabungan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Masalahnya, Anda memprioritaskan belanja terlebih dahulu baru tabungan Anda di posisi kedua. Anda memprioritaskan pengeluaran langsung dan membelanjakan sebagian besar uang Anda untuk hal-hal yang terlihat penting dan akhirnya tidak memiliki cukup uang tersisa di rekening tabungan.

Rencanakan berapa banyak yang ingin Anda hemat terlebih dahulu dan kemudian gunakan apa saja yang tersisa untuk pembelian dan pengeluaran harian Anda. Ini mungkin tampak seperti langkah yang drastis tetapi Anda selalu dapat memulai dari yang kecil dan menumbuhkan tabungan Anda secara bertahap.

Teknik penghematan ini juga akan melatih Anda untuk menganggarkan jauh lebih bijaksana karena Anda dipaksa untuk bekerja dengan jumlah yang jauh lebih rendah daripada biasanya.

Masih terbelit utang

utang rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Utang adalah hal yang berbahaya ketika itu di luar kendali. Itulah sebabnya para profesional muda harus menghindari terjadinya hutang dalam jumlah besar karena hal ini dapat menjadi beban keuangan utama yang dapat ditanggung siapa pun.

Melunasi utang akhirnya bermuara pada rasa tanggung jawab atas tindakan Anda sendiri dan bertanggung jawab untuk mengurusnya. Mirip dengan menabung, utang yang harus diselesaikan akan terasa mudah jika Anda memiliki keinginan untuk melakukannya. Mengurangi pengeluaran mungkin sulit, tetapi itu adalah pengorbanan yang semuanya akan bernilai sekali ketika Anda telah melunasi utang Anda.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP