Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 hal yang bisa Anda pelajari dari atasan Anda

5 hal yang bisa Anda pelajari dari atasan Anda Bekerja di kantor. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam suatu pekerjaan, Anda biasanya merasa bahwa atasan Anda adalah orang yang menyebalkan dan penuh aturan. Meski demikian, hal itu dilakukan agar seluruh karyawan disiplin dalam bekerja, untuk menunjang kemajuan perusahaan.

Selain itu, tanpa disadari, Anda bisa mengambil banyak pelajaran dari atasan Anda, terutama di bidang bisnis. Pelatih karier dengan Ama La Vida, Teague Simoncic mengatakan, bos terbaik adalah model peran dan sumber inspirasi untuk mencapai tujuan Anda.

Berikut 5 hal yang bisa Anda pelajari dari atasan Anda, dilansir Business Insider.

Manajemen waktu

Anda pasti memiliki sejumlah tugas dalam pekerjaan Anda. Tentunya, Anda akan sangat kewalahan untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Anda bisa mempelajari manajemen waktu dalam mengerjakan tugas dari atasan Anda. Bukankah sebelumnya dia juga berada di posisi Anda?

Mengikuti passion dan ciptakan keuntungan

Kebanyakan orang, pada titik tertentu, akan memiliki pekerjaan yang tidak mereka sukai. Padahal, setiap pekerjaan dapat membantu Anda mengetahui apa yang benar-benar Anda sukai.

Anda juga bisa mempelajari hal ini dari atasan Anda. Ketika Anda menemui titik buntu dalam karir, Anda bisa mengikuti passion Anda dan menciptakan peluang sendiri.

Jalin ikatan dengan rekan kerja

Salah satu tombak kesuksesan dalam pekerjaan adalah rekan kerja. Dalam setiap pekerjaan, seseorang dituntut untuk bekerja sama dalam tim. Kekompakan ini lah yang harus dibangun agar hasil yang ditunjukkan bisa maksimal.

Biasanya, atasan selalu mengajak anak buahnya untuk berkumpul hanya sekedar makan malam atau berpesta di luar jam kerja hanya untuk membangun kedekatan. Hal itu sangat berguna untuk membangun kenyamanan. Sehingga, saat bekerja yang dirasa adalah kerja sama tim, bukan atasan dan bawahan.

Katakan tidak jika tidak mampu

Terkadang Anda mendapatkan banyak tugas yang Anda sendiri tidak tahu bisa menyelesaikannya atau tidak. Padahal, bekerja bukan perihal berapa banyak tugas yang dikerjakan, namun seberapa baik hasil dari tugas Anda.

Bahkan, seorang atasan pun akan meminta bantuan dari anak buahnya untuk menyelesaikan pekerjaan, saat dia tidak mampu mengerjakannya sendiri.

Jaga keseimbangan kehidupan kerja yang sehat

Terlalu memforsir diri untuk menyelesaikan pekerjaan sangat tidak baik bagi karir Anda. Meski dengan giat bekerja Anda terlihat baik, namun hal tersebut justru bisa memengaruhi kinerja Anda.

Setiap pemimpin perusahaan pun tidak ingin pegawainya sakit karena terlalu keras bekerja. Sehingga, manajemen waktu akan sangat dibutuhkan agar pekerjaan Anda cepat selesai dan tidak menyita banyak waktu.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP