Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Cerita menyedihkan kondisi ekonomi RI usai krisis 1998

5 Cerita menyedihkan kondisi ekonomi RI usai krisis 1998 Menkeu Sri Mulyani kunjungi Mabes Polri. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden era SBY, Boediono bercerita soal kondisi ekonomi Indonesia yang porak poranda usai dihantam krisis ekonomi pada 1998. Sri Mulyani membeberkan fakta-fakta baru dan kondisi menyedihkan perekonomian Indonesia atas kejadian tersebut.

Usai dihantam krisis 1998, Boediono ditunjuk menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) saat kepemimpinan Presiden BJ Habibie. Boediono bercerita sulitnya kelola APBN Indonesia.

Dia mengakui krisis tersebut memberikan pengaruh yang luas di sisi politik, ekonomi dan sosial. Boediono diminta membenahi pengelolaan anggaran agar tetap stabil.

Sri Mulyani, Menteri Keuangan 2005-2009 meneruskan jejak Boediono. Ani, sapaannya, bercerita kondisi menyedihkan ekonomi Indonesia, termasuk anggaran. Nilai tukar yang tak menentu juga menjadi pekerjaan rumahnya saat itu.

Langkah Sri Mulyani saat itu langsung merombak habis neraca keuangan Indonesia. Berikut 5 kondisi menyedihkan ekonomi RI usai dihantam krisis 98 seperti dirangkum merdeka.com:

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP