5 cara kelola uang agar tak hancurkan masa pensiun
Merdeka.com - Saat masih muda, tentu punya banyak waktu dan tenaga untuk melakukan beragam pekerjaan. Tidak hanya bergantung pada pekerjaan utama, mengerjakan usaha sampingan bisa memberikan tambahan pemasukan yang bermanfaat.
Seperti dilansir cermati.com, meski giat mengerjakan pekerjaan selama muda, masa muda juga hendaknya dimanfaatkan untuk mengumpulkan dana pensiun. Ini merupakan hal yang sangat penting untuk kita sadari dan mulai lakukan sejak dini, namun sayang tak sedikit yang mulai mempersiapkan itu.
Berikut lima tips cermat kelola uang untuk masa pensiun:
Menabung dan investasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBanyak kasus gaji itu hanya bertahan di pertengahan bulan saja. Namun ingat, nominal gaji tersebut harus disisihkan untuk kebutuhan hidup, baik yang rutin seperti membayar cicilan, membayar asuransi atau biaya hidup lainnya yang masuk dalam rencana keuangan Anda.
Mulai sekarang, setelah menyisihkan gaji untuk kebutuhan, jangan lupa juga untuk menyisihkan gaji demi menabung. Selain menabung, ada baiknya Anda mencoba untuk berinvestasi.Â
Buat perencanaan keuangan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeringkali menyepelekan hal ini. Biaya pengeluaran yang tidak dicatat seringkali membuat lupa diri dan akhirnya menguras tabungan atau gaji di akhir bulan.
Solusinya, siapkan segala catatan untuk membuat perincian biaya pengeluaran. Di luar itu sebaiknya berhemat. Ternyata dari hal-hal kecillah kita bisa berhemat dan membuat keuangan menjadi lebih stabil.
Jangan hanya berencana
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJangan terlalu berandai-andai dengan rencana tanpa eksekusi. Alangkah, baiknya kalau kebiasaan menabung dimulai dari sekarang juga. Jika susah dilakukan mintalah bantuan dari pihak perencana keuangan atau orang-orang yang sudah berpengalaman mengatur keuangan untuk membantu kita melakukan penghematan.Â
Lalu bagaimana kita menyiapkan dana pensiun tersebut? Apakah cukup dengan tabungan dan investasi? Tabungan hanya cocok untuk dana darurat, jika tujuannya untuk persiapan dana pensiun, maka solusinya adalah investasi.Â
Untuk persiapan jangka panjang, banyak pakar keuangan memberi saran untuk investasi di reksa dana.
Lunasi utang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHidup tanpa utang sepertinya sudah mulai jarang ditemukan. Apapun bentuknya utang seolah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Salah satunya dalam bentuk kartu kredit.Â
Utang yang tidak terkontrol bisa menjadi bagian dari kecerobohan finansial di masa lalu dan pastinya akan membuat harus membayar utang di masa kini. Kalau memiliki utang, alangkah baiknya bila segera melunasi utang tersebut.
Utang yang bunganya besar akan menggerogoti pendapatan secara teratur. Jadi, tidak ada salahnya melunasi utang bila sedang memiliki pendapatan berlebih.
Siapkan dana darurat
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJangan lupa, untuk dana darurat, siapkan tabungan dan ikut program asuransi untuk melindungi diri dari kondisi darurat yang bisa saja muncul tanpa diprediksi sebelumnya.Â
Dana darurat akan menjadi penyelamat saat kondisi keuangan sedang memburuk. Sedangkan dalam konteks perencanaan pensiun, selain tabungan darurat, sebagai anak muda juga harus mulai memiliki investasi, melindunginya dengan paket asuransi.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya