Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Alasan yang bikin anda tetap miskin di usia 30 tahun

5 Alasan yang bikin anda tetap miskin di usia 30 tahun ilustrasi bangkrut. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjadi kaya adalah pilihan hidup, bukan kebetulan apalagi takdir. Cerita sukses orang-orang yang kaya sebelum menginjak umur 40 tahun membuktikan peribahasa tersebut benar belaka. Sebut saja nama pendiri Snapchat Evan Spiegel, pendiri Facebook Mark Zuckerberg atau pendiri Uber Travis Kalanick.

Beberapa di antaranya sudah menggenggam uang triliunan bahkan sebelum memasuki usia 30 tahun. Tapi, sebelum kita beranjak lebih jauh ada baiknya menyamakan persepsi mengenai kekayaan.

Definisi kekayaan yang dimaksud di sini adalah kebebasan finansial. Artinya, orang yang sudah merdeka secara finansial bisa menjalani hidup sesuai keinginan tanpa terhambat faktor keuangan.

Nah, jika kita sudah sepakat mengenai apa itu kaya, sekarang pertanyaannya adalah jika usia bukan lah syarat kemakmuran, lantas mengapa kamu yang sudah berada di usia 30 tahun belum merdeka secara finansial?

Ini alasan yang bikin anda tetap miskin di usia 30 tahun seperti dilansir cekaja.com:

Tak punya ambisi

ambisi rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kamu belum makmur di usia 30 tahun karena kamu tidak punya ambisi. Pengertian ambisi di sini adalah merealisasikan tujuan yang luar biasa di dalam hidup seperti punya rumah kedua, apartemen, mobil, naik gaji atau menjalankan bisnis bernilai miliaran.

Jika kamu belum kaya di usia 30 tahun, jangan khawatir. Tidak ada istilah terlambat untuk menjadi kaya. Tetapkan mimpimu setinggi langit dan yakinkan diri bahwa tidak ada hal di dunia ini yang tidak dapat dilakukan.

Tak punya rencana

rencana rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Orang yang sangat berambisi namun tidak punya rencana tidak akan pernah mencapai ambisinya tersebut. Untuk itu, segera definisikan rencana hidupmu dari jangka pendek, menengah hingga jangka panjang. Jika rencanamu terlalu banyak, buatlah prioritas dan tuliskan rencana tersebut.

Perencanaan yang baik adalah langkah paling dasar menuju kekayaan. Sebab, seseorang yang gagal merencanakan sebenarnya sedang merencanakan kegagalan dalam hidupnya.

Tak punya relasi

relasi rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Relasi adalah hal penting dalam dunia bisnis. Sebuah bisnis tidak akan berkembang pesat jika hanya dikerjakan sendiri. Rumus serupa sebenarnya juga berlaku untuk dunia profesional.

Jika kamu seorang karyawan yang ingin punya lompatan karir dan gaji, kamu harus membangun relasi di komunitas profesional seluas- luasnya. Tidak perlu memilih apakah mereka bisa menguntungkan atau tidak. Pasti ada keuntungan yang kamu dapatkan suatu hari.

Kecanduan belanja

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Belanja adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Apalagi barang yang dibeli berharga mahal. Jika dilakukan sesuai kewajaran, belanja tidak membuat orang menjadi miskin.

Namun, jika belanja sudah menjadi kebiasaan hingga seseorang bisa menguras isi dompet untuk membeli barang yang tidak terlalu penting, maka belanja bisa membahayakan kesehatan finansial.

Doyan pesta

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Meski seseorang lahir dalam keadaan kaya sekalipun, tidak tertutup kemungkinan untuk jatuh miskin apabila punya gaya hidup yang boros. Patricia Kluge mungkin contoh yang tepat untuk menggambarkannya.

Istri seorang miliuner Amerika Serikat bernama John Kluge ini pernah memiliki harta hingga USD 100 juta. Meski akhirnya bercerai dengan sang suami, Patricia tetap hidup dalam kemewahan dan selalu menghamburkan uang. Kisah indah Patricia pun berakhir dengan hilangnya semua kekayaannya karena terlilit banyak utang.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP